Home / Info Pasar

Sabtu, 3 Februari 2024 - 14:45 WIB

Kecamatan Semparuk Miliki Pabrik Media Tanam Sabut Kelapa

Sabut Kelapa yang telah diolah menjadi Cocopeat milik H Syamsuri Yusuf, di Pabrik Desa Sepinggan, Kecamatan Semparuk.

Sabut Kelapa yang telah diolah menjadi Cocopeat milik H Syamsuri Yusuf, di Pabrik Desa Sepinggan, Kecamatan Semparuk.

Sambas Times. Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas memiliki Pabrik Pengelola Sabut Kelapa untuk dijadikan cocopeat atau media tanam yang memiliki daya serap air.

Cocopeat ialah gambut kelapa yang merupakan media tanam organik, dengan berbahan dasar dari serbuk sabut buah kelapa.

Gambut kelapa mempunyai kemampuan daya serap dan menyimpan air yang cukup tinggi bandingkan dengan tanah.

Pemanfaatan gambut kelapa memiliki potensi mengurangi penggunaan tanah lapisan atas yang di kelola H Syamsuri Yusuf warga Kecamatan Semparuk.

Pabrik pengolahan sabut kelapa milik H Syamsuri Yusuf berlokasi di Desa Sepinggan Jalan Tunas Muda Semparuk, sekitar 400 meter dari pasar Semparuk.

BACA JUGA:  Anwari Dukung PODSI Siapkan Atlet Dayung Lewat Lomba

“Saya mulai mengelola pabrik sabut kelapa sejak 16 Desember 2023. Alhamdulillah memberikan manfaat sebagai media tanam,” kata H Syamsuri Yusuf, Sabtu (3/2/2024).

Ia menjelaskan, cocopeat di olah memanfaatkan bahan sabut buah kelapa yang terbuang. Serta di beli dari warga atau pengusaha kelapa dengan harga 1 kubik 15 ribu rupiah.

Menurutnya, sabut kelapa itu kemudian di hancurkan dengan mesin pencacah sampai halus. Kemudian diayak hingga menjadi Cocopeat yang sudah bersih.

BACA JUGA:  MTs Muhammadiyah Sejangkung Akan Miliki Gedung Baru

“Untuk penjualan cocopeat bersih atau High EC. Harga jual per karung ukuran 100 kg dengan harga 40.000 rupiah ambil langsung ke pabrik,” tegasnya.

Ia menjelaskan, cocopeat dari sabut kelapa merupakan media tanam mempunyai banyak manfaatnya. Bisa untuk menyemai benih, mempercepat pertumbuhan, dan mudah terserap air.

“Kemampuan menyiram dan menyimpan air 6x dari penggunaan tanah. Tahan serangan hama, dapat mempertahankan kelembapan, menjaga tanah tetap gembur dan subur,” pungkasnya.

Penulis : Riskiyansyah | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Petani Desa Saing Rambi beristirahat usai membersihkan lahan pertaniannya

Info Pasar

Petani Desa Rambi Enggan Jual Beras Walau Harganya Mahal
Ahmad Hafsak Setiawan juru bicara Fraksi Persatuan Demokrat menyampaikan pendapat fraksinya

Info Pasar

Fraksi Persatuan Demokrat Harap Petani Diberikan Pemanfaatan Lahan
Wakil ketua umum IV Bidang Perbatasan Kadin RI, Eka Indah Raharjo

Info Pasar

Business Matching Forum Dapat Kembangkan Inovasi Produk
Desa Tanjung Keracut

Info Pasar

Panen Perdana Jagung Kuartal III di Tanjung Keracut Sukses
JSSB Peluang Ekonomi dan Wisata Bahari

Budaya

JSSB Peluang Ekonomi dan Wisata Bahari
Tenun Sambas Borneo

Budaya

Alfian Promosikan Tenun Sambas di Pesta Zikir Marhaban Borneo
Petani Milenial Buah Melon

Info Pasar

61 Hari Taman, Wahyudi Berhasil Panen 3 Ton Buah Melon
Sekda Sambas Ir H Ferry Madagaskar MSi

Info Pasar

Kolaborasi Pemda Sambas dan BNPP Gelar Seminar BMF
error: Content is protected !!