Sambas Times. Gunung Senujuh, Kecamatan Sejangkung Kabupaten Sambas memiliki pesona alam yang indah, agar tidak rusak perlu langkah pemerintah menjadikan Gunung Senujuh sebagai Taman Wisata Alam (TWA).
“Gunung Senujuh harus dijadikan TWA, karena banyak aktivitas merusak alam masih ditemukan, seperti Ilegal Logging dan penambang batu liar,” kata Satrio Pecinta Alam asal Kabupaten Sambas. Kamis (13/7/2023).
Satrio mengatakan, ia bersama rekan-rekan pecinta alam lainnya melakukan pendakian Gunung Senujuh yang masuk wilayah tiga desa, yakni Desa Senujuh, Perigi Limus dan Desa Semanga, Kecamatan Sejangkung.
“Kami melakukan pendakian bersama 6 pecinta alam asal Sambas tanggal 9 Juli 2023 lalu, tujuannya untuk melihat keindahan gunung yang jarang terjamah wisatawan,” kata Satrio.
Namun, dibalik keindahan Gunung Senujuh juga menyimpan cerita mitos yang telah tertanam dari orang-orang terdahulu. Namun yang mengejutkannya masih adanya ilegal logging atau penebangan liar.
“Berbekal informasi dari warga kami mendaki Gunung Senujuh untuk pertama kalinya. Namun sayang masih banyaknya ilegal logging di gunung tersebut, sehingga merusak keindahan alam,” ucapnya.
Gunung Senujuh Miliki Potensi Luar Biasa
Satrio mengatakan, potensi wisata sangat luar biasa dari Gunung Senujuh. Jika dikelola masyarakat secara swadaya dengan membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) untuk kegiatan pendakian.
“Viewnya sangat kompleks mulai dari pedesaan, sungai, dan pengunungan dapat dilihat dalam satu frame. Kami rasa Senujuh dapat menjadi pilihan wisata alam terbaik di Kabupaten Sambas,” jelasnya.
Ia menyebut selain membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Juga dapat mengenalkan potensi-potensi wisata lainnya di Sejangkung seperti wisata kerajinan dari rotan.
“Dari sana juga akan mengangkat potensi kerajinan tangan dari masyarakat Sejangkung, kerajinan terbuat dari rotan dan lainnya,” ungkapnya.
Satrio berharap Gunung Senujuh diangkat jadi TWA. Sehingga bisa dijaga kelestarian flora dan fauna di dalamnya agar dapat dinikmati oleh generasi berikutnya. (Ris)
Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















