Sambas Times. Pelaksanaan Jamboree on the Air – Jamboree on the Internet (JOTA-JOTI) Aruk Tahun 2026 yang diikuti Pramuka Penggalang, Panegak dan Pembina di Taman Pasar Wisata Aruk sukses di gelar Kwarran Sajingan Besar.
Akhmad Koordinator Messengers of Peace Kalimantan Barat mengapresiasi Kwarran Sajingan Besar yang telah sukses menjadi tuan rumah (JOTA-JOTI) Aruk Tahun 2026.
Ia mengatakan, tahun ini, gerakan pramuka sedunia mengusung tema “A Peaceful and Inclusive World” — dunia yang damai dan Inklusif. Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan sebuah pengingat.
Bahwa di tengah arus teknologi yang begitu deras, nilai-nilai persaudaraan, toleransi, dan saling menghargai justru harus menjadi fondasi utama kita dalam berinteraksi, baik di gelombang radio maupun di ruang digital.
“Bagi kami Sajingan Besar, tema ini memiliki makna yang sangat dekat dengan keseharian. Kita hidup di tanah yang kaya akan keberagaman suku, bahasa, dan budaya, “katanya.
JOTA-JOTI Aruk 2026 kesempatan emas bagi pramuka membawa semangat kerukunan lokal ke panggung dunia, sekaligus belajar kepanduan tentang bagaimana mereka merawat perdamaian di komunitasnya masing-masing.
“Kita bersyukur JOTA-JOTI Aruk 2026 dihadiri 6 undangan dari Persatuan Rekreasi & Radio Amatir Serawak, dibawah pimpinan Lawrence Yong – 9M8YCS, “ujarnya bangga.
Ia menyadari sepenuhnya penyelenggaraan ini jauh dari kesempurnaan, baik karena keterbatasan infrastruktur, konektivitas, dan sumber daya di perbatasan menjadi tantangan nyata.
Namun, dari keterbatasan itulah kami belajar bahwa teknologi hanyalah alat, sedangkan jiwa kepanduan yang menjadi koneksi yang terjalin.
“Sebuah kontak radio yang tulus, sebuah pesan persahabatan yang ditulis dengan hati, nilainya jauh melampaui kecanggihan perangkat yang kita gunakan, “pesannya.
JOTA-JOTI Aruk 2026 Diikuti 64 Peserta
JOTA-JOTI Aruk 2026 diikuti Penegak dari Kwarran Sejangkung berjumlah 21 orang, Penegak dari Kwarran Galing 12 orang, dan Penggalang, Penegak Dari Sajingan Besar 31 orang, total seluruh berjumlah 64 peserta.
Akhmad berpesan kepada seluruh peserta, manfaatkanlah tiga hari ini bukan hanya untuk mengejar jumlah kontak atau lencana digital, tetapi untuk membangun hubungan manusiawi yang bermakna.
“Manfaatkan kehitaman ini, dengarkan dengan sabar, berbicaralah dengan santun, dan jadilah duta perdamaian dari Aruk untuk dunia, “pesannya.
Dalam kesempatan itu, Akhmad mengucapkan terima kepada para pembina dan relawan ORARI yang telah mendampingi dengan penuh dedikasi.
“Ilmu dan kesabaran adalah jembatan penghubung mimpi anak-anak pramuka dengan realitas global. Tanpa bimbingan kakak-kakak, stasiun radio ini hanyalah kumpulan besi dan kabel tanpa suara, “tegasnya.
Diakhir sambutan, Akhmad mengucapkan terima kasih kepada orang tua dan masyarakat yang telah mempercayakan anak-anaknya mengikuti kegiatan ini. Termasuk dukungan sponsor dan donatur
Serta Camat selaku Kamabiran dan Ka Kwarran Sajingan Besar yang telah banyak memberi support kepada kami panitia, Kepala PLBN Aruk dan seluruh jajarannya di PLBN Aruk, Kecamatan Sajingan Besar.
Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times














