Home / Budaya

Sabtu, 2 Desember 2023 - 04:41 WIB

Bupati Apresiasi Festival Zikir Maulud se Kecamatan Semparuk

Bupati Sambas Satono membuka Festival Zikir Maulud se Kecamatan Semparuk, Jumat (1/12/2023) malam.

Bupati Sambas Satono membuka Festival Zikir Maulud se Kecamatan Semparuk, Jumat (1/12/2023) malam.

Sambas Times. Bupati Sambas Satono membuka Festival Zikir Maulid se Kecamatan Semparuk, di Halaman Masjid Ummatul Islam, Desa Semparuk, Kecamatan Semparuk, Jumat (01/12/2023).

Festival yang dilaksanakan Kelompok Zikir Nur Hidayah merupakan kolaborasi bersama Majelis Zikir Assambasy dibawah pimpinan Galih Usmawan.

Bupati Sambas Satono mengapresiasi Kecamatan Semparuk yang telah melaksanakan Festival Zikir Maulud untuk menjaga budaya Islami.

“Ini patut diapresiasi, karena Zikir Maulud merupakan budaya Islami, tentunya kita apresiasi masyarakat Semparuk yang tetap menjaga tradisi budaya ini,” motivasi bupati.

Ia mengajak pemerintah kecamatan serta pihak terkait dapat mensosialisasikan zikir maulud kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

“Saya berharap, nanti boleh dijelaskan, terutama kepada anak anak. apa itu zikir dan maulud, agar mereka turut melestarikannya,” pesan bupati.

BACA JUGA:  Bupati Satono Harap MABM Kalbar Sinergi Bangun Daerah

Ketua Majelis Zikir Assambasy, Galih Usamawan turut mengapresiasi silaturahmi kelompok Zikir Maulud, serta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sambas dan masyarakat.

“Alhamdulillah, sesuai rencana panitia, malam ini Festival Zikir Maulud Se Kecamatan Semparuk resmi dibuka Bupati Sambas, walau hujan, bupati tetap hadir,” ucapnya.

Galih berharap, Festival zikir maulud ini bisa terus dilestarikan generasi muda kecamatan Semparuk, sehingga tetap lestari.

“Semoga festival ini berjalan lancar dan sukses. Kita sama-sama berharap, budaya Islam ini bisa terus dilestarikan generasi muda dan bisa digelar setiap tahun,” harapnya.

Festival Zikir Maulud Diikuti 19 Kelompok

Ketua Panitia, Adi Suhardi dalam laporannya menjelma, Festival Zikir Maulud akan diselenggarakan selama Tiga hari, mulai dari tanggal 1 hingga 3 Desember 2023.

BACA JUGA:  Ketua DPRD harap Festival CGM tidak Pakai Atribut Partai

“Target peserta festival sebelumnya 17 kelompok zikir dari 5 desa. Namun sekarang menjadi 19 kelompok serta penampilan dari 3 kecamatan tetangga, Pemangkat, Salatiga dan Selakau,” lapornya

Adi Suhardi mengatakan tujuan festival zikir ini untuk menjaga budaya islami, serta memperkuat silaturahmi antar kelompok zikir se Kecamatan Semparuk.

“Semoga pelaksanaan festival yang dimulai malam ini dapat berjalan lancar dan sukses hingga penutupan nantinya,” harapnya.

Selain bupati, hadir pada pembukaan festival tersebut, Kadiskominfo Sambas, Uray Heriansyah, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Musanif, Kadishub Sambas, Jalil Muhammad, Tokoh Agama, serta undangan.

Penulis : Riskiyansyah | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Penari Zapin Lembut Melayu Sambas mengabadikan moment foto bersama usai gladi di Museum Kalbar, Rabu (11/10/2023).

Budaya

Besok Tari Zapin Lembut Sambas Tampil di Museum Kalbar
Pameran Temporer

Budaya

Mustafa Munzir Apresiasi Empat Kali Dilibatkan Pada Pameran Temporer
PIS bersama Jamaah Masjid Darul Muttaqin saat berkunjung ke Serawak

Budaya

PIS Kunjungi Pusat Budaya Melayu Serawak
Ketua MABM Kabupaten Sambas Misni Safari memberikan motivasi MABM Kecamatan Salatiga dalam pelestarian Seni dan Budaya Melayu

Budaya

Majukan Budaya Melayu, MABM Selakau Timur Hadirkan DPD MABM
Bupati Sambas Satono

Budaya

Bupati Satono Buka Gelar Budaya Nusantara
Bupati Satono

Budaya

Bupati Terima Audiensi MABM Kabupaten Sambas
Pulang Memulangkan

Budaya

Belajar dan Praktek Pulang – Mulangkan Warisan Tak Benda Kabupaten Sambas
Komunitas Pusaka Saprah memperlihatkan peralatan Magnet Fishing untuk mencari benda-benda bersejarah di Kabupaten Sambas.

Budaya

Komunitas Pusaka Saprah Minta Dukungan Pemda Cari Benda Bersejarah
error: Content is protected !!