Sambas Times. Bupati Sambas H Satono menyampaikan apresiasi kepada DPRD dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembahasan Perubahan APBD Kabupaten Sambas tahun 2026.
Bupati mengatakan, proses pembahasan anggaran merupakan bagian dari tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah dan DPRD, dalam memastikan pelayanan publik serta pembangunan tetap berjalan.
Ia juga menilai berbagai kritik, saran dan perbedaan pandangan selama proses pembahasan, merupakan bagian penting dalam menghasilkan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan daerah.
Di tengah keterbatasan anggaran serta berbagai persoalan yang dihadapi daerah, Satono menyebut roda pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Sambas harus tetap berjalan.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada DPRD, TNI, Polri dan seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung pemerintah daerah, termasuk dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan serta kabut asap di Kabupaten Sambas.
Selain membahas anggaran, Satono menyinggung pentingnya percepatan pembangunan kawasan perbatasan.
Ia berharap pengembangan kawasan Temajuk terus didorong, termasuk peningkatan fungsi lintas batas yang diharapkan dapat mendukung perdagangan, pariwisata dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Menurut Satono, pembangunan Kabupaten Sambas tidak dapat dilakukan pemerintah daerah sendiri, tetapi membutuhkan sinergi DPRD, pemerintah pusat, aparat keamanan serta seluruh elemen masyarakat.
Dengan disetujuinya Raperda Perubahan APBD 2026, pemerintah daerah selanjutnya akan menunggu hasil evaluasi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sebelum dokumen tersebut ditetapkan dan dilaksanakan.
“Setelah mendapat persetujuan bersama DPRD, Raperda tersebut akan disampaikan kepada Gubernur Kalimantan Barat untuk menjalani proses evaluasi sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah, “pungkasnya.
Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times
















