Sambas Times. Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia meninjau Kampung Zakat Desa Sulung, Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas, Jumat (27/10/2023).
Kunjungan Kemenag RI diwakili Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa) Prof Dr Waryono Abdul Ghafur untuk melihat langsung produksi kampung zakat.
Ketibaan Dirzawa Kemenang RI disamping Asisten 1 Setda Sambas Drs H Sunaryo MSi, Kemenag Kalbar, Kakan Kemenag Kabupaten Sambas, serta pihak terkait.
“Kampung Zakat Desa Sulung layak dijadikan percontohan. Terutama pengembangan potensi yang ada,” ujar Dirzawa Kemenang RI Waryono.
Ia mengatakan telah melihat langsung produksi Kopi, pemberdayaan penggemukan Sapi dan budidaya Ayam Broiler Kampung Zakat Desa Sulung.
Waryono mengaku kagum dengan binaan Bimas Islam ini, karena telah berhasil mengembangkan potensi dan produksi Kampung Zakat Kabupaten Sambas.
“Keberhasilan ini layak dijadikan percontohan kampung zakat se Indonesia,” kata Dirzawa Waryono saat menyampaikan sambutan di Gedung Serbaguna Desa Sulung.
Pemda Sambas Apresiasi Program Kampung Zakat
Mewakili Bupati Sambas Satono, Assisten 1 Setda Sambas Sunaryo mengapresiasi masuknya program Kampung Zakat oleh Kemenag RI ke Kabupaten Sambas.
Serta mengapresiasi kunjungan Dirzawa Kemenag RI Waryono dan perwakilan Kakanwil Kemenag Kalbar beserta rombongan ke Kabupaten Sambas.
“Pemerintah Kabupaten Sambas mengucapkan terima kasih atas kunjungan ini. Semoga apa yang diberikan dan dikontribusikan mendapatkan keberkahan dari Allah Swt,” harap Sunaryo.
Dalam kesempatan itu Sunaryo menyampaikan geografis, sosial dan budaya, serta penduduk Kabupaten Sambas yang berbatasan dengan negara Malaysia.
“Kabupaten Sambas memiliki penduduk terbesar kedua di Kalbar, jumlahnya 645 ribu jiwa, ada 19 kecamatan dan 195 desa, serta ragam suku budaya,” ungkapnya.
Kepala Desa Sulung Ambar mengucapkan syukur desanya menjadi kampung zakat. Banyak perkembangan yang terjadi di desa Sulung setelah adanya program ini.
“Alhamdulillah program ini memberikan dampak kemajuan, terutama infrastruktur jalan yang dulunya kecil menjadi lebar, termasuk kesejahteraan masyarakat meningkat,” beber dia.
Sebagai informasi, Kampung Zakat Desa Sulung dilaunching tahun 2018 oleh Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Muhammadiyah Amin dan Bupati nya kala itu H Atbah Romin Suhaili.
Penulis : Riskiyansyah | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















