Sambas Times. Dua Mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Pariwisata Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) berhasil lolos program Indonesian International Student Mobility Award (IISMA) 2023, dan mengikuti magang ke Australia.
Kedua mahasiswa yang lolos seleksi IISMA 2022 dan mengikuti magang di Canberra Institute of Technology Australia (Major: Hospitality) selama satu semester atau sekitar 4-6 bulan diantaranya Rian Adi Wijatmiko dan Marhapida Robbani.
“Alhamdulillah kami lolos pada seleksi program IISMA yang dikuti ribuan mahasiswa perguruan tinggi se Indonesia. Baik negeri maupun swasta, ditambah seleksinya sangat ketat,” kata Rian Adi Wijatmiko, Kamis (20/4/2023).
Rian sapaan akrabnya menuturkan, sebelumnya tidak pernah terpikir olehnya bisa pergi menimba ilmu ke luar negeri. Tentu ini menjadi pengalaman yang berarti bagi dirinya, khususnya Kampus Poltesa.
“Awalnya saya termotivasi mengikuti IISMA 2023 untuk menambah pengalaman belajar keluar negeri, Alhamdulillah berhasil. Semoga dapat membuka pandangan saya lebih luas dan memperkenalkan budaya Sambas,” ujar Rian bersyukur.
Senada dengan Marhapida Robban. “Alhamdulillah saya lolos program IISMA 2023, ini merupakan kebahagiaan dan kebanggaan bagi saya beserta keluarga,” terangnya.
Marhapida mengaku termotivasi mengikuti IISMA untuk mengembangkan diri dan membanggakan orang tua, ia berdoa semoga ini menjadi motivasi bagi semua.
“Tentu kita bersyukur bisa lolos dan magang ke luar negeri. Saya akan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan ilmu yang didapat, semoga ini menjadi motivasi yang lain mengikuti IISMA,” harapnya.
Direktur Poltesa, Yuliansyah mengucapkan syukur atas keberhasilan mahasiswanya dalam IISMA. Ini merupakan langkah baik dari mahasiswa untuk menambah pengalaman, saya apresiasi Kemendikbudristek dengan adanya program IISMA.
“Saya sangat bangga dan bersyukur atas torehan prestasi ini. Kami jajaran Poltesa mengucapkan terima kasih kepada Kemendikbudristek atas pelaksanaan program IISMA ini,” pungkasnya.
Kemendikbudristek Sampaikan Persyaratan IISMA 2023
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi), Kemendikbudristek, Kiki Yuliati menjelaskan, IISMA merupakan program global citizen mengenal dunia internasional, memperkuat jejaring, keterampilan teknis (Hard Skills), dan keterampilan nonteknis (Soft Skills).
Ia menyampaikan, cakupan beasiswa IISMA meliputi biaya pendaftaran dan pendidikan, asuransi kesehatan, biaya tunjangan hidup, biaya penerbangan dan visa. Dan persyaratan yang harus diikuti diantaranya.
Indeks Prestasi Kumulatif minimal 3.0 dan persyaratan Bahasa Inggris yang dibuktikan dengan skor TOEFL iBT (minimum 78 untuk sarjana dan 60 untuk vokasi), IELTS (minimum 6.0), Duolingo English Test (minimum 100 untuk sarjana dan 95 untuk vokasi), atau TOEIC (minimum 605 untuk vokasi). (edo)
Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















