Home / Religi

Selasa, 28 Januari 2025 - 18:27 WIB

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan Tanggal 1 Maret 2025

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan Tanggal 1 Maret 2025

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan Tanggal 1 Maret 2025

Sambas Times. Pengurus Daerah Muhammadiyah Sambas, Minhani menyampaikan informasi kepada warga Muhammadiyah Kabupaten Sambas, bahwa penetapan 1 Ramadan jatuh pada tanggal 1 Maret 2025.

Minhani menjelaskan, penetapan disampaikan Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah. Sesuai hasil metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal yang menjadi rujukan dalam menetapkan hari-hari penting Islam.

“Alhamdulillah, PP Muhammadiyah sudah menetapkan tanggal 1 Ramadhan 1446 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, tanggal 1 Maret 2025,” kata Minhani.

Selain 1 Ramadan, jelasnya, dalam keputusan tersebut juga disampaikan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Jatuh pada Minggu, 30 Maret 2025, sehingga puasa di 2025 dilaksanakan 29 hari.

“PP Muhammadiyah telah menetapkan 1 Zulhijjah 1446 H jatuh pada hari Rabu, 28 Mei 2025, sehingga 10 Zulhijjah 1446 H atau hari raya Idul Adha jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025.” Katanya.

BACA JUGA:  KI Kalbar Rampungkan Sengketa Tahun 2025 Dibawah 100 Hari

Ia mengatakan, keputusan PP Muhammadiyah itu sudah disampaikan ke PDM seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Sambas.

“Keputusan PP Muhammadiyah ini ditetapkan dengan menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang menjadi rujukan,” jelasnya lagi.

Muhammadiyah Luncurkan KHGT

Menurutnya, metode tersebut menggantikan metode hisab hakiki wujudul hilal yang selama ini menjadi rujukan Muhammadiyah, terutama dalam menetapkan hari-hari penting dalam Islam.

Muhammadiyah mulai meluncurkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) sejak 1 Muharram 1446 Hijiriah atau 7 Juli 2024.

“Metode ini mengadopsi sistem kalender ‘Kriteria Turki 2016’ atau hasil forum Muktamar Kalender Islam Global yang digelar di Istanbul, Turki tahun 2016 silam,”

BACA JUGA:  Puskesmas Terigas Gelar Survei Akreditasi Puskesmas

Ia menjelaskan, sistem KHGT diyakini dapat mengurangi ketidakpastian yang kerap terjadi dalam penentuan hari besar Islam.

“Dengan menggunakan sistem kalender ini, akan dapat diketahui 1 Ramadhan, 1 Syawal, hingga Lebaran Idul Adha dari jauh-jauh hari,” terangnya.

Lantas bagaimana dengan pemerintah, seperti tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah melalui Kementerian Agama menggunakan metode Rukyatul Hilal dalam menentukan 1 Ramadhan atau hari-hari besar Islam lainnya.

Yakni dengan cara memantau langsung posisi hilal untuk menentukan 1 Ramadan dan hari hari besae Ilam lainnya. Selanjutnya melakukan sidang isbat kemudian mengambil kesimpulan untuk ditetapkan.

Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Sekjen ABIM Mihammad Fazril Shaleh menyampaikan Kultum malam Idul Adha di Kantor Pusat Masjid 1001 Kubah

Religi

Sekjen ABIM Kultum Malam Idul Adha di Kantor Pusat 1001 Kubah
Yayasan Sambas Raya Madani

Religi

YSRM Matangkan Persiapan Gema Sambas Bersholawat
Ketua DPRD Sambas Abu Bakar

Religi

Abu Bakar Sebut Gema Muharram Masjid 1001 Kubah Sukses
Rutan Sambas Gelar Tausiyah Perpisahan Karutan Priyo Tri Laksono

Religi

Rutan Sambas Gelar Tausiyah Perpisahan Karutan Priyo Tri Laksono
Pemuda Desa Tri Mandayan foto bersama usai aksi Sahur Kel membangunkan warga

Religi

Pemuda Desa Tri Mandayan Aktif Bangunkan Warga Sahur Keliling
Munaslub Masika

Religi

Kalbar Sambut Baik Perubahan Nama Masika
Waisak

Religi

Bupati Satono Hadiri Waisak Bersama di Kecamatan Jawai
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Janji Bangun 3 RKB Pesantren Riyadatush Sholihin
error: Content is protected !!