Sambas Times. Bupati Kabupaten Kubu Raya Muda Mahendrawan menghadiri pembukaan Lomba Lagu dan Gerak Tari Sambas Mendunie, Sabtu (21/10/2023) di Kabupaten Sambas.
Pencipta lagu pesan mendunie ini mengapresiasi kegiatan yang digelar Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas (KMKS) untuk melestarikan seni budaya yang melibatkan pelajar.
“Itu merupakan sebuah bentuk nyata bahwa mahasiswa berkewajiban ikut melestarikan budaya di Kabupaten Sambas, dan ini perlu kita dorong,” motivasinya.
Muda mengatakan Sambas itu jadi magnet budaya, karena budayawan dan seniman Sambas banyak, baik tari, musik dan sebagainya, namum belum terkonsolidasi atau belum distandarkan.
“Lomba ini diadakan agar semua sekolah membangun semangat ekonomi kreatif, dan semangat mengenal budaya kepada pelajar di sekolah-sekolah,” ujarnya.
Muda Mahendrawan mengatakan, tahun 2021 lagu pesan mendunie diciptakan, dan tahun 2022 sudah 10 versi, ada versi melayu, dayak, mandarin, dan aransemen lainnya.
“Lagu Sambas Mendunie di launching saat acara tumpahan Salok Sambas Perkumpulan Sambas Serantau di Kabupaten Kubu Raya,” ulasnya.
Ia berharap lomba seperti ini diadakan kembali oleh kecamatan masing-masing. Tentunya yang lebih luar biasa lagi gaungnya, atau antar desa karena seni ini perlu ruang pementasan.
“Mudah-mudahan melalui lomba ini kita dapat menyelematkan anak-anak muda kita. Sehingga tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif,” pesan Bupati Muda Mahendrawan.
Dalam kesempatan itu, Bupati Muda mendoakan semua peserta menjadi juara, dalam arti semangat dalam lomba. “Sampai ketemu di Rumah Melayu Sambas pada final nanti,” pungkasnya.
Penulis : Riskiyansyah | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















