Home / Pemerintahan

Rabu, 5 Oktober 2022 - 14:08 WIB

Raperda CSR dan Perlindungan Produk Lokal Sah Jadi Perda

Pimpinan Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sambas Ferdinan Syolihin menerima hasil Pansus II yang disampaikan Juru bicaranya Uray Farida, Rabu (5/10/2022).

Pimpinan Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sambas Ferdinan Syolihin menerima hasil Pansus II yang disampaikan Juru bicaranya Uray Farida, Rabu (5/10/2022).

Sambas Times. DPRD Kabupaten Sambas menyetujui Dua raperda tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan atau CSR dan Raperda tentang Perlindungan Produk Lokal.

Paripurna DPRD tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD 1 Ferdinan Syolihin dihadiri Bupati Sambas Satono, Ketua DPRD Sambas Abu Bakar, Wakil Ketua DPRD III Suriadi, Forkopimda, Anggota DPRD Sambas, Pimpinan OPD dan undangan terkait.

Sebelum Paripurna Dua Raperda dimulai, Pimpinan Sidang DPRD Kabupaten Sambas Ferdinan Syolihin mengajak seluruh undangan paripurna yang hadir mengheningkan cipta untuk korban tragedi Kanjuruhan pada pertandingan Sepakbola Liga 1 di Malang, Jawa Timur.

BACA JUGA:  Yakob Imbau Mobil Roda 6 Perhatikan Kelayakan Kendaraan

Raperda tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan atau CSR dibacakan juru bicara Panitia Khusus (Pansus) 1 Mardani, sedangkan Raperda tentang Perlindungan Produk Lokal disampaikan juru bicara Pansus II Uray Farida.

Ferdinan Syolihin Wakil Ketua DPRD Sambas menjelaskan ada dua Raperda yang dibahas dan telah disetujui DPRD, pertama Raperda tentang Tanggung jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan atau CSR.

“Raperda ini bertujuan untuk kesejahteraan pekerja, karena membangun tidak cukup oleh daerah, tapi tanggung jawab pihak perusahaan dan tanggung jawab pihak-pihak lain terhadap tenaga kerjanya,” jelas Ferdinan.

BACA JUGA:  DPRD Komunikasikan Pembangunan ke BPJN XX Kalbar
Ferdinan sampaikan Dua Raperda Inisiatif DPRD yang telah disetujui menjadi Perda

Sedangkan Raperda yang kedua, yaitu Raperda Perlindungan Produk Lokal, dan ini sejalan dengan konsep visi dan misi Bupati Sambas, yaitu One Village One Product (OPOP).

“Raperda ini bertujuan bagaimana ke depan bisa menjaga dan melindungi produk lokal daerah, seperti Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), kemudian upaya-upaya yang di lakukan oleh masyarakat di tingkat desa,” jelas Ferdinan. (hen)

Share :

Baca Juga

Mardani Anggota DPRD Sambas

Pemerintahan

Hadiri HUT PGRI ke-78, Mardani Sampaikan Apresiasi Peran Guru
Jembatan Provinsi di Mak Panji, Tebas Sungai yang telah selesai dikerjakan

Pemerintahan

Jembatan Provinsi di Tebas Sungai Selesai Dikerjakan
Aliansi Supir melakukan Hearing ke DPRD Kabupaten Sambas

Pemerintahan

Aliansi Supir Kabupaten Sambas Hearing ke DPRD
Dedi Zulkarnain Camat Tebas foto bersama masyarakat. (Dokumentasi)

Pemerintahan

Jelang Nataru, Camat Tebas Ajak Jaga Kebersamaan
Kadisdikbud Kabupaten Sambas Samekto Hadi Suseno pada kegiatan Gemilang Perpustakaan

Pemerintahan

Gemilang Perpustakaan Pacu Semangat Pelopor Literasi
Komisi IV DPRD Kalbar dan PLN

Pemerintahan

Komisi IV DPRD Kalbar dan PLN Pantau Tiang Listrik Non Permanen di Jawai
Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi

Pemerintahan

Siapkan SDM Kelautan dan Perikan, Wabup Rofi Kunjungi KKP RI
Warga antusias menyaksikan Piste Amping 2023

Pemerintahan

Warga Antuasias Hadiri Piste Amping 2023 Kecamatan Sajad
error: Content is protected !!