Sambas Times. Ketua Komisi IV DPRD Kalbar H Subhan Nur melakukan monitoring meninjau program pembangunan provinsi yang masuk ke Kabupaten Sambas. Kamis (30/11/2023).
On The Spot monitoring Ketua DPD Nasdem Kabupaten Sambas menghadirkan perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kalbar untuk meninjau pembangunan yang ada.
“Komisi IV DPRD Kalbar melakukan on the spot pembangunan Kabupaten Sambas yang bersumber dari APBD Provinsi Kalbar.” Ungkap H Subhan Nur.
Legislator Fraksi Nasdem DPRD Kalbar ini mengatakan telah meninjau pembangunan Waterfront Sambas serta dampaknya. Meninjau Jalan Sambas-Subah dan jalan PHJD dari Nibung ke Merbau, Kecamatan Paloh.
“Banyak kita temukan permasalahan di lapangan, seperti pekerjaan Waterfront yang tidak profesional. Dampaknya menyebabkan kerusakan lingkungan areal Istana Kesultanan Sambas,” kata H Subhan Nur.
Subhan mengatakan, kerusakan ini disebabkan kontraktor tidak profesional, seperti beram longsor dan penurunan Masjid Jami’. Serta kerusakan jalan sepanjang Waterfront untuk pengangkutan material.
“Kontraktornya tidak profesional, banyak kerusakan yang disebabkan. Padahal telah diingatkan Komisi IV DPRD Kalbar pada kunjungan kerja, tetapi tetap dilanggar,” sesalnya.

Subhan Minta Jalan Raya Sambas-Subah Dilebarkan
Usai monitoring Waterfront, dalam monitoring bersama peresmian Dinas PUPR Kalbar, Subhan juga melakukan monitoring di jalan raya Sambas-Subah yang merupakan jalan provinsi.
“Ia meminta Dinas PUPR menganggarkan pelebaran jalan Sambas-Subah, terutama tikungan, karena badan jalan sangat kecil, sehingga berbahaya saat berselisih,” ungkapnya.
Ketua DPD Nasdem Kabupaten Sambas ini juga meminta Dinas PUPR Kalbar mengganti dua Jembatan Beli, karena itu jembatan sementara, dan ukuran sangat kecil.
“Jembatan Beli yang ada ukurannya kecil, perlu segera dibangun jembatan kokoh, selaim itu ukuran kecil dan kendaraan tidak bisa berselisih,” tegasnya.
Modes perwakilan dari Dinas PUPR Kalbar menyampaikan bahwa untuk penambahan beram pada tikungan jalan raya Sambas-Subah sudah di anggaran Pemprov Kalbar.
“Untuk pelebaran jalan pada tikungan sudah dianggarkan Pemprov. Begitu juga Jembatan Beli, hasil dari monitoring ini akan segera kami tindaklanjuti,” tegasnya.
Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















