Sambas Times. Kabupaten Sambas merupakan wilayah perbatasan Negara Indonesia dan Malaysia, keberadaan Stadion Sulthan Muhammad Syafiuddin II tentu menjadi kebanggaan Indonesia.
Anggota DPRD Sambas Eko Suprihatino mengatakan, silaturahmi olahraga Indonesia dan Malaysia telah lama terjalin, baik dari pihak Sambas Indonesia dengan Pihak Kuching Sarawak Malaysia.
Eko menjelaskan, silaturahmi olahraga Indonesia dan Malaysia sudah lama terjalin, yang membedakan hanya fasilitas olahraga, apalagi saat mereka bertandang ke wilayah kita.
“Hanya saja, perbedaan fasilitas olahraga yang dimiliki kita dengan mereka sangat jauh bedanya. Yang menjadi kendala adalah, ketika mereka akan bertandang ke kita, fasilitas kita sangat jauh dengan mereka,” ungkap Eko.
Karenanya menurut H Eko, tidaklah berlebihan jika Kabupaten Sambas mendapat dukungan pembangunan Fasilitas Olahraga yang representatif, mengingat Kabupaten Sambas berandanya Indonesia.
“Sebenarnya konsep kita Sport Centre, dengan pembangunan Stadion Sepakbola Sulthan Muhammad Tsafioeddin II sebagai cikal bakalnya. Kami sangat berharap mendapat dukungan pemerintah pusat,” katanya.
Terkait prestasi, ujar H Eko, Kabupaten Sambas tidak kalah dengan daerah lainnya di Indonesia. Adanya dukungan pemerintah pusat, diharapkan prestasi olahraga Kabupaten Sambas makin meningkat.
“Dengan dukungan fasilitas yang mumpuni, maka olahraga di Kabupaten Sambas akan semakin maju. Dampak lainnya dapat memberikan pemasukan pendapatan daerah dan negara,” tutupnya.
Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















