Sambas Times. Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas (KMKS) mengajak seluruh lapisan masyarakat selektif dan bijak dalam merespons arus informasi di media sosial. Sabtu (11/4/2026).
Ajakan ini muncul sebagai bentuk keprihatinan terhadap maraknya konten provokatif dan disinformasi yang berpotensi mencederai iklim demokrasi serta kerukunan di ruang publik digital.
Ketua Umum KMKS, Azwar menegaskan, bahwa pemantauan terhadap dinamika media sosial menunjukkan adanya peningkatan konten yang tidak didasarkan pada fakta objektif.
Ia menilai fenomena penyebaran informasi palsu atau hoaks, terutama di platform seperti Facebook. Sudah pada tahap yang mengkhawatirkan, karena dapat menyesatkan persepsi masyarakat terhadap berbagai isu daerah.
Dalam pandangannya, kebebasan berpendapat merupakan hak setiap warga negara. Namun hal tersebut harus dibarengi dengan tanggung jawab dan kepatuhan terhadap etika.
Azwar menyoroti munculnya akun-akun anonim yang kerap menyebarkan narasi kebencian hingga melakukan manipulasi konten visual. Seperti pengeditan wajah tokoh atau figur publik secara tidak pantas.
“Tindakan semacam itu telah keluar dari koridor kritik konstruktif dan lebih bersifat penghinaan pribadi yang tidak edukatif.” Tegasnya.
Lebih lanjut, KMKS menekankan pentingnya budaya verifikasi atau melakukan pengecekan ulang sebelum menyebarkan sebuah informasi.
Mahasiswa berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi yang sengaja dibangun untuk menciptakan kegaduhan.
“Dengan mengedepankan komunikasi yang santun dan berbasis data. Diharapkan ruang digital dapat bertransformasi menjadi sarana diskusi yang sehat bagi kemajuan daerah,” harapnya.
Melalui pesan ini, mahasiswa menegaskan komitmennya untuk berdiri di atas kepentingan literasi publik tanpa berpihak pada kepentingan politik tertentu.
Harapannya, kesadaran kolektif dalam bermedia sosial dapat terus meningkat, sehingga tercipta lingkungan digital yang aman, cerdas, dan jauh dari praktik-praktik manipulasi informasi yang merugikan banyak pihak.
Penulis: Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News
















