Home / Pemerintahan

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:42 WIB

Pemda Sambas Perkuat Sinergi Hadapi Musim Kemarau 2026

Asisten I Setda Sambas, Yudi didampingi Kepala BPBD Kabupaten Sambas Alwindo, menyerahkan Cenderamata kepada Kepala Pusdatin BLH, Hari Wibowo, di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Rabu (6/5/2026).

Asisten I Setda Sambas, Yudi didampingi Kepala BPBD Kabupaten Sambas Alwindo, menyerahkan Cenderamata kepada Kepala Pusdatin BLH, Hari Wibowo, di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Rabu (6/5/2026).

Sambas Times. Pemerintah Kabupaten Sambas melakukan audiensi dan koordinasi lintas sektor untuk memperkuat sinergi dalam menghadapi musim kemarau, di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Rabu (6/5/2026).

Menghadapi meningkatnya risiko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada musim kemarau panjang tahun 2026. Pemerintah Kabupaten Sambas mengambil langkah antisipatif melalui kegiatan audiensi dan koordinasi lintas sektor.

Hadir pada kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid, Kepala Pusat Data dan Informasi perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup atau Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Ir Hari Wibowo.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Yudi, mewakili Bupati Sambas H Satono menyampaikan pentingnya langkah pencegahan sejak dini melalui kolaborasi semua pihak.

Berdasarkan data SiPongi periode Januari hingga April 2026. Luas kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Sambas telah mencapai 1.954,96 hektare yang tersebar di 14 kecamatan.

BACA JUGA:  Wabup Rofi Tinjau Ruas Jalan PHJD Kabupaten Sambas

“Angka ini setara dengan 39 persen dari total luas karhutla sepanjang tahun 2025. Menunjukkan tren peningkatan yang perlu segera diantisipasi,” jelasnya.

Dalam arahannya, Yudi juga menyampaikan dampak karhutla tidak hanya dirasakan dari sisi lingkungan. Tetapi juga menyentuh aspek kesehatan masyarakat dan sektor pertanian.

“Karhutla tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat. Namun juga pertanian, sehingga gangguan pada lahan pertanian akan berdampak pada ketahanan pangan,” ujarnya.

Ia mengingatkan, bahwa upaya pencegahan dan penanganan karhutla membutuhkan peran aktif serta sinergi seluruh elemen. Mulai dari pemerintah daerah, aparat, hingga masyarakat, khususnya wilayah berpotensi potensi tinggi Karhutla.

Pusdatin BLH Kalbar Ingatkan Luasnya Lahan Gambut di Sambas

Kepala Pusdatin Badan Lingkungan Hidup, Hari Wibowo, mengingatkan luasnya wilayah gambut di Kabupaten Sambas. Sehingga menjadi faktor kerentanan yang harus diwaspadai bersama.

BACA JUGA:  Bupati Ingatkan Jamaah Ikuti Arahan Petugas Pendamping Haji

“Kabupaten Sambas memiliki area gambut yang sangat luas. Ini menjadi perhatian serius bagaimana pola pencegahan dan strategi pemadaman harus disiapkan secara matang,” jelasnya.

Mengacu pada proyeksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Serta para ahli klimatologi, puncak intensitas fenomena El Niño diperkirakan terjadi pada periode Juli hingga September 2026.

Kondisi ini berpotensi memperparah tingkat kekeringan dan meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Sambas.

Penulis: Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News Sambas Times

Share :

Baca Juga

DPRD Sambas Ferdinan Syolihin

Pemerintahan

Ferdinan Dukung Program Pondok Ramadan BKPRMI
Surat edaran Bupati Sambas untuk pemasangan Bendera Merah Putih serentak mulai tanggal 1 hingga 31 Agustus 2023.

Pemerintahan

Sambut HUT RI, Bupati Imbau Pasang Bendera Merah Putih
MoP Kalbar

Pemerintahan

MoP Kalbar Peringati Baden Powell dan HPSN di Pantai Paloh
Pemkab Sambas

Pemerintahan

Pemkab Sambas Dukung Deklarasi SPMB 2025-2026
BPN Sambas

Pemerintahan

BPN Sambas Gelar GEMAPATAS di Sebawi
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati dan Sekda Pantau Proses Belajar Mengajar di SMPN 1 Sambas
Asisten 1 Setda Sambas bersama Ketua DPRD Sambas mengabdikan momen foto bersama usai sosialisasi penanggulangan Narkotika

Hukum

Kesbangpol Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Narkotika
Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan

Pemerintahan

Mendag RI Zulkifli Hasan Kunjungi Sambas, Ini Agendanya
error: Content is protected !!