Sambas Times. Madrasah Aliyah Negeri Islam Cendekia (MAN IC) Sambas merupakan mutiara pendidikan perbatasan negara di Kalimantan Barat yang ada di Kabupaten Sambas.
Muhajirin Yanis Kepala Kanwil Kemenag Kalbar memberikan apresiasi kepada pendidik dan tenaga kependidikan MAN IC Sambas. Karena mendidik siswa berasrama tentu membutuhkan pengabdian lebih.
Muhajirin menegaskan, Guru tidak hanya dituntut menguasai materi pembelajaran, tetapi menjadi pembimbing, motivator, sekaligus teladan dalam pembentukan karakter.
“Kebanggaan terhadap prestasi tidak boleh membuat kita berhenti melakukan evaluasi. Kualitas guru harus meningkat, budaya riset diperkuat, penguasaan teknologi dikembangkan, dan prestasi akademik harus semakin terukur, “motivasinya.
Ia juga menegaskan, bawah madrasah unggulan tidak cukup menghasilkan juara olimpiade. Namun melahirkan generasi yang memiliki integritas, kepedulian sosial, kemampuan berpikir kritis, serta karakter keagamaan yang kuat.
Menurutnya, MAN IC Sambas merupakan lembaga pendidikan di bawah kewenangan Kementerian Agama RI. Namun, manfaat kehadirannya jauh melampaui batas kewenangan administratif.
“Prestasi yang mereka raih turut mengharumkan nama Sambas dan Kalimantan Barat. Kelak, mereka berpotensi menjadi ilmuwan, dokter, pendidik, pemimpin, dan penggerak pembangunan daerah, ” harapnya.
Muhajirin mengatakan, dirinya memandang MAN IC Sambas bukan hanya aset Kementerian Agama, melainkan aset strategis pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Kalimantan Barat.
Ke depan, harapnya lagi, sinergi tersebut semakin kuat dan diwujudkan melalui dukungan nyata sesuai kewenangan masing-masing.
“Dukungan itu dapat berupa peningkatan akses dan infrastruktur pendukung, fasilitasi beasiswa, pengembangan riset, pembinaan prestasi, maupun kerja sama dengan perguruan tinggi dan dunia usaha, “ujarnya.
Ia menegaskan, sebab, membangun pendidikan unggulan bukan hanya tanggung jawab satu institusi. Ia membutuhkan kepedulian dan kolaborasi banyak pihak.

Wilayah Perbatasan Lahirkan Generasi Berprestasi
Wilayah perbatasan mampu melahirkan generasi yang berprestasi dan berdaya saing, bayangkan betapa besar potensi yang dapat berkembang apabila seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama.
“Saya berharap MAN IC Sambas terus tumbuh menjadi pusat keunggulan pendidikan, tidak hanya di Kalimantan Barat, tetapi juga diperhitungkan di tingkat nasional dan internasional, “harapnya lagi.
Ia meminta kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan dan seluruh siswa, teruslah bekerja, belajar, dan berinovasi. Jangan cepat berpuas dengan capaian hari ini. Jadikan setiap prestasi sebagai pijakan untuk melompat lebih tinggi.
“Mari bersama-sama mendukung pendidikan ini. Karena investasi terbaik masa depan bukan hanya membangun jalan, jembatan, dan gedung megah, tetapi membangun manusia berilmu, berkarakter dan berdaya saing, “terangnya.
Memasuki momentum satu dekade perjalanan MAN IC Sambas, sudah sepatutnya kita bersyukur atas capaian yang telah diraih. Namun, peringatan milad tidak berhenti pada perayaan, seremoni dan kebanggaan terhadap prestasi masa lalu.
“Momentum ini harus menjadi ruang refleksi, evaluasi, dan keberanian untuk terus berbenah, mulai kualitas pembelajaran, kompetensi guru, daya saing lulusan budaya riset dan inovasi, “jelasnya.
Yang tidak kalah penting, sudahkah kita melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi matang secara spiritual, berkarakter, dan peduli terhadap sesama.
Jika sepuluh tahun pertama merupakan masa membangun fondasi dan mengukir prestasi, maka sepuluh tahun berikutnya harus menjadi masa memperkuat mutu, memperluas pengaruh, dan melahirkan generasi yang mampu bersaing di tingkat dunia.
“Jangan sampai usia madrasah terus bertambah, tetapi kualitasnya berjalan di tempat. Jangan sampai prestasi masa lalu hanya menjadi cerita kebanggaan, sementara tantangan masa depan tidak kita persiapkan, “ingatnya.
Prestasinya MAN IC Sambas Patut Dibanggakan
MAN IC Sambas terus berprestasi. Pada Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025, sebanyak 40 dari 59 peserta, atau 67,8 persen diterima di perguruan tinggi melalui jalur SNBT.
Prestasi lainnya, siswa MAN IC Sambas berhasil menoreh prestasi kompetisi sains, termasuk Islamic Science Olympiad tingkat Kalbar. Bahkan, empat siswanya berhasil melaju ke Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat nasional tahun 2025.
Pada peringatan milad tahun 2025, MAN IC Sambas telah mengukir 178 prestasi dari berbagai tingkatan dan bidang. Semua hasil kerja keras siswa, kesungguhan guru, kepemimpinan kepala madrasah, dukungan tenaga kependidikan, serta doa dan pengorbanan orang tua.
Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times
















