Home / Pemerintahan

Kamis, 25 Mei 2023 - 12:00 WIB

Bupati Satono Ikuti Rakor Pengendalian Perbatasan Negara

Bupati Sambas Satono foto bersama pada Rakor Pengendalian Pengelolaan Perbatasan Negara, Kamis (25/5/2023).

Bupati Sambas Satono foto bersama pada Rakor Pengendalian Pengelolaan Perbatasan Negara, Kamis (25/5/2023).

Sambas Times. Bupati Sambas Satono menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Pengelolaan Perbatasan Tahun 2023 yang dilaksanakan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Republik Indonesia, Kamis (25/5/2023).

Hadir pada Rakor yang dilaksanakan secara Live Streaming tersebut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Kepala Daerah dan Pejabat terkait.

Menko Polhukam Mahfud MD dalam sambutannya mengatakan, tujuan pertama dibentuknya pemerintah guna mencapai tujuan negara untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

“Point ini tertuang dalam alenia ke empat pada Undang -undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia tahun 1945,” ujar Menko Polhukam menyampaikan.

BACA JUGA:  PPDI Gelar Halal Bihalal Perangkat Desa se Kabupaten Sambas

Ia menegaskan, bahwa ini merupakan tujuan bagi kita untuk melindungi teritori dan ideologi kita, baik secara fisik dan psikologis.

“Kita melindungi demografi, yaitu melindungi seluruh penduduk dengan segala faktornya seperti jenis kelamin, suku, agama dan budaya serta melindungi geografi,” sebutnya.

Rakor Untuk Menyatukan Persepsi Penanganan Wilayah Perbatasan

Mendagri Tito Karnavian dalam sambutannya menegaskan. Rakor yang kita laksanakan hari ini bukan sekedar seremonial saja, tapi kita menyamakan persepsi dalam menangani wilayah perbatasan.

Karena ini tidak bisa ditangani satu lembaga saja. Memang inilah kerja lintas lembaga antara pusat dan daerah, sehingga koordinasi menjadi kata kunci.

“Daerah perbatasan ini ada dua dimensi, yaitu dimensi skill. Karena kita tahu semua negara pasti peduli dengan wilayah perbatasan yang berhubungan dengan kedaulatan,” jelasnya.

BACA JUGA:  Misni Sampaikan Luasnya Area dan Fasilitas Masjid 1001 Kubah

Ia menyampaikan, Indonesia merupakan negara kepulauan perbatasan terbesar, dan tidak mudah menjaga hal kedaulatan di wilayah perbatasan.

Selain itu, dimensi kedua adalah kesejahteraan atau prospek. Dimana kita melihat keinginan presiden yaitu pemerataan pembangunan di wilayah perbatasan.

Kemudian, keinginan presiden adalah bagaimana melindungi ideologi masyarakat perbatasan, karena masyarakat akan membandingkan dengan negara disampingnya.

“Nasionalisme harus dijaga, terutama wilayah perbatasan kita, maka dari itu perlu pengembangan di daerah perbatasan untuk mengawal kedaulatan,”. Tegasnya dihadapan Kepala Daerah Wilayah perbatasan negara. (Ris).

Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

57 Sekretariat PPK Terima SK Bupati Sambas
Yonif 645/Gty Kabupaten Sambas

Pemerintahan

Keluarga Besar Yonif 645/Gty Gelar Tasyakuran HUT ke-6
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Bantu Warga Terdampak Banjir Perigi Limus, Sendoyan dan Semanga’
Anggota Kompi Senapan B

Pemerintahan

Prajurit Kompi Pemangkat Meriahkan Karnaval HUT RI ke-79
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Ketum PP Parmusi Puji Bupati Satono Dihadapan Presiden Jokowi
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalbar Heronimus Hero

Pemerintahan

Dinas Ketahanan Pangan Kalbar Telah Salurkan 2.500 Paket Sembako di Kabupaten Sambas
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Jembatan Berkemajuan Dorong Akses Ekonomi Masyarakat
ProAsn

Pemerintahan

Bupati Satono Buka ProASN Pemda Sambas di Kampus Poltesa.
error: Content is protected !!