Sambas Times. Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid (BKPRMI) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sambas menggelar Pelatihan Pemantapan Tajwid dan Pengenalan Rosan Usthmani.
Pelatihan ini dipusatkan di Danau Sebedang Desa sempalai kecamatan Tebas, Sabtu (27/05/2023). Ini merupakan kegiatan kedua kalinya dengan menghadirkan narasumber dari Malaysia, Muhammad Ikhsan Nur.
“Ini merupakan pelatihan season kedua yang kami laksanakan bersama MUI Kabupaten Sambas. Meskipun pesertanya tidak seramai pelatihan season pertamanya,” ucap Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Sambas, Romi.
Romi mengatakan, pelatihan pemantapan tajwid yang diikuti sekitar 25 peserta ini bisa membantu para guru gaji dalam memahami dan membaca Al Qur’an dengan baik.
“Tujuan kita untuk meningkatkan kualitas guru gaji, ibu BKMT. Dan remaja masjid dengan harapan bisa memantapkan tatacara membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar,”
Ketua DPD BKPRMI ini berharap, pelatihan ini bisa terus berlanjut bersama organisasi lainnya. Sehingga dapat meningkatkan keimanan dan meningkatkan pemahaman terhadap Al Qur’an.
Wakil Sekretaris MUI Kabupaten Sambas Suadeoni mengapresiasi semangat para peserta yang terdiri dari guru ngaji dalam memperdalam dan memantapkan ilmu tajwid mereka.
“Peserta sangat antusias dan semangat untuk memperdalam ilmu tajwid, sehingga nantinya bisa diterapkan di lapangan untuk mengajari anak didiknya,” ujarnya.
Suadeoni menambahkan, MUI Kabupaten Sambas akan terus berkolaborasi dengan ormas Islam dalam rangka merajut ukhuwah Islamiyyah di Kabupaten Sambas. (Dra)















