Sambas Times. Deputi Bidang Pemanfaatan dan Riset Inovasi Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Dr Hendrian menghadiri peresmian Kebun Raya Sambas. Senin, (14/8/2023).
Dr Hendrian memberinya apresiasi dan mengucapkan selamat kepada Kabupaten Sambas yang telah memiliki Kebun Raya daerah.
“Selamat dan sukses atas peresmian Kebun Raya Sambas, dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sambas dibawah kepemimpinan bupati. Atas kerjasama yang baik antara BRIN dengan Kabupaten Sambas,” ucapnya.
Dr Hendrian salut dengan Pemda Sambas yang telah berjuang keras dalam menghadirkan Kebun Raya di Sambas. Ini merupakan yang pertama dan satu-satunya di Kalimantan Barat.
“Akhirnya pada pagi hari ini kita dapat menyaksikan peresmian Kebun Raya Sambas. Sebagai kawasan konservasi tumbuhan secara eksitu, mengurangi degradasi terhadap tumbuhan,” terangnya.
Ia berpesan, terkait fungsi konservasi dan fungsi wisata bukan untuk dihadapi. Tetapi tantangannya adalah bagaimana menyeimbangkannya, sehingga fungsi-fungsi itu saling mengisi dan mendukung.
Dari 46 Kebun Raya Nasional, ada keunikan dari Kebun Raya Sambas, dan inti utama dari kebun raya adalah sebagai kawasan konservasi exit.
“Pertama adalah hutan hujan Kalimantan, dimana Kebun Raya Sambas ini satu satunya kevun raya yang memiliki aneka varian tumbuhan di aliran sungai,” pungkasnya. (Ris)















