Sambas Times. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Sambas kembali menggelar sosialisasi Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA).
Usai sosialisasi perdana Puspaga Desa Lubuk Dagang, kali ini P3AP2KB kembali melakukan sosialisasi ke Desa Sebayan, Kecamatan Sambas dalam upaya pencegahan stunting dan meningkatkan pemberdayaan perempuan Kabupaten Sambas.
Kepala Dinas P3AP2KB Fatma Aghitsni mengatakan, program tersebut melalui bidang Pemberdayaan Perempuan kembali digelar dengan menyasar 20 desa terindikasi kasus stunting.
“Hari ini kita gelar Puspaga ke Desa Sebayan, desa ini merupakan salah satu sasaran dari 20 desa yang terindikasi kasus stunting,” kata Kadis P3AP2KB Kabupaten Sambas Fatma Aghistni, Kamis (2/3/2023).
Fatma menuturkan, Puspaga merupakan program yang bertujuan mengajak orang tua agar belajar bersama tentang bagaimana mengasuh anak, dan menjadi orang tua berkualitas bagi anak-anaknya.
“Dengan kondisi sekarang ini, dan lingkungan yang pancaroba, maka kita semua sebagai orang tua perlu tetap belajar menjadi orang tua yang berkualitas bagi anak-anak kita,” pesannya.
Selain itu, Fatma mengimbau pemerintah desa dan orang tua yang hadir dapat mengawasi anak-anak mereka dalam pergaulan, apalagi pada jam-jam malam.
“Saat ini Sambas sangat tinggi kasus pencabulan, oleh karenanya saya meminta semua orang tua yang hadir dapat melakukan pengawasan kepada anak-anaknya,” imbaunya.
Kepala Desa Sebayan Al Insan mengucapkan terima kasih kepada Dinas P3AP2KB Kabupaten Sambas yang telah menyampaikan sosialisasi Puspaga bagi para prang tua di desanya.
“Semoga dari kegiatan ini kita mendapatkan ilmu, agar orang tua mendapatkan edukasi terkait menjaga kandungan selama hamil dan merawat anaknya hingga memberikan manfaat bagi orang lain dan daerah,” doanya. (Ris)















