Sambas Times. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas gelar sosialisasi Seleksi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (KSPS).
Hadir dalam sosialisasi, Kepala dinas melalui Kabid Ketenagaan, Kabid, Kasi serta ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Sambas, Sabhan. 100 peserta ikut sosialisasi, terdiri Plt Kepsek, Bakal Calon Pengawas dan bakal calon kepsek dari unsur Guru Penggerak, dan CKS.
Kabid Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas, Utami S. Andayani sebut sistem KSPS adalah platform digital permudah seleksi KSPS secara transparan, efisien dan objektif.
“Sistem ini dapat menggantikan metode seleksi konvensional yang cenderung memakan waktu dan rentan terhadap subjektivitas,” ujar Utami menjelaskan.
Penggunaan teknologi ini proses seleksi lebih terstruktur dan calon KSPS yang berminat dari berbagai daerah dapat mengakses.
Utami Sri Andayani menegaskan, tujuan dan harapan dari penerapan sistem KSPS ialah, untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih profesional.
“Kami ingin memastikan, KSPS terpilih adalah individu yang memiliki kompetensi dan komitmen tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” tegasnya.
Adanya sistem ini, proses seleksi adil dan terbuka luas bagi tenaga pendidik untuk memimpin dan mengelola sekolah dengan lebih baik.
Mekanisme Seleksi Melalui Sistem KSPS
Seleksi KSPS terdiri beberapa tahap mulai dari pendaftaran, verifikasi dokumen, tes kompetensi dan wawancara.
Setiap tahapan seleksi secara daring, memanfaatkan teknologi untuk mempermudah calon KSPS ikuti tahapan seleksi tanpa harus datang ke lokasi.
Aswindirno SPd MPd, PIC KSPS Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas sebut dalam sistem KSPS penilaian berbasis data. “Evaluasi kompetensi calon peserta seleksi lebih objektif melalui serangkaian tes, seperti manajemen pendidikan, kepemimpinan, dan pengetahuan pedagogik,” ujarnya.
“Informasi mengenai seleksi. Calon peserta yang tertarik dapat mengakses Ruang GTK KSPS melalui situs resmi Kemdikbud,” ujarnya mengakhiri.
Penulis : Muhammad Ridho














