Home / Pemerintahan

Selasa, 28 April 2026 - 12:10 WIB

DPRD Sambas Gelar RDPU Polemik Jalan Segarau Parit

DPRD Kabupaten Sambas menggelar RDPU Jalan Segarau Parit dengan menghadirkan Pemerintah Desa, BPN dan pihak terkait di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Sambas, Senin (27/4/2026).

DPRD Kabupaten Sambas menggelar RDPU Jalan Segarau Parit dengan menghadirkan Pemerintah Desa, BPN dan pihak terkait di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Sambas, Senin (27/4/2026).

Sambas Times. Polemik jalan permukiman di Desa Segarau Parit, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, terus bergulir. DPRD Kabupaten Sambas menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) menyikapi polemik jalan itu.

RDPU menghadirkan pemerintah desa, masyarakat, BPN, serta pihak terkait dalam konflik pertanahan tersebut. Diketahui, polemik jalan itu telah lama berlangsung, jalan digunakan masyarakat sebagai akses umum.

Warga menyampaikan keberatan ke DPRD Sambas, Senin (27/4/226). Karena akses jalan tersebut dinilai merupakan fasilitas umum yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Polemik jalan mencuat, karena masyarakat menilai jalan yang selama ini digunakan sebagai akses permukiman. Diduga masuk ke dalam objek sertifikat milik pihak keluarga Liu Ka Sang.

Wakil Ketua DPRD Sambas, Lerry Kurniawan Figo mengatakan. RDPU digelar untuk menampung aspirasi pemerintah desa dan masyarakat Desa Segarau Parit.

BACA JUGA:  Figo terpilih Aklamasi Ketua PBSI Kabupaten Sambas

“Kegiatan ini dalam rangka menampung aspirasi pemerintah desa dan masyarakat terkait konflik pertanahan antara pemerintah desa dengan pihak keluarga Liu Ka Sang,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan tanah tersebut sudah berlangsung cukup lama. Sejumlah upaya penyelesaian juga pernah dilakukan, namun belum menghasilkan keputusan yang jelas.

“Permasalahan ini sudah cukup lama dan sebelumnya sudah pernah dilakukan upaya penyelesaian. Tetapi belum ada hasil yang tuntas,” katanya.

DPRD Sambas mendorong ini kembali diselesaikan melalui komunikasi, mediasi, dan musyawarah. Jika mediasi tidak berhasil, langkah penyelesaian lain bersama pemerintah daerah akan dipertimbangkan.

“Kami di DPRD lebih mengedepankan komunikasi dan mediasi agar bisa menghasilkan kesepakatan yang menjadi solusi bagi masyarakat,” tegasnya

BACA JUGA:  Petani Tri Mandayan Gunakan Mesin Perontok dibanding Combine
Figo Minta BPN dan Pemda Aktif Cari Solusi

Figo menilai, persoalan ini harus mendapat perhatian serius. Karena objek yang dipersoalkan merupakan akses jalan strategis yang selama ini digunakan masyarakat.

Ia meminta BPN dan pemerintah daerah ikut aktif mencari solusi. “Ini fasilitas umum berupa jalan strategis yang dibutuhkan masyarakat. Jangan sampai persoalan ini berdampak merugikan masyarakat,” ujarnya.

DPRD juga meminta BPN membangun komunikasi intensif bersama pemerintah daerah dan pihak terkait agar persoalan pertanahan tersebut dapat diselesaikan secara terang, tertib, dan tidak menimbulkan konflik berkepanjangan.

Penulis: Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi saat menyampaikan pentingnya pendidikan pada Seminar Pendidikan Milad ke-15 GMSPP, Minggu (28/5/2023).

Pemerintahan

Wabup Rofi Buka Seminar Pendidikan Milad ke-15 GMSPP
Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi

Pemerintahan

Wabup Rofi Hadiri Mungas Taon Desa Piantus
Ibu-ibu PKK saat mengikuti pelatihan pembuatan pupuk organik, Rabu (10/8/2022) di Aula Kantor Camat Pemangkat

Pemerintahan

PKK Pemangkat Apresiasi Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik
Gubernur Kalbar Sutarmidji

Olahraga

Gubernur Sutarmidji Tambah Hadiah Juara Kasti di Galing
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Satono Terima Penghargaan Kemenkumham Kalbar
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Pemda Sambas Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2024
Wakil Ketua DPRD Sambas Ferdinan Syolihin

Pemerintahan

Ferdinan Harap Pemda Sambas Sikapi Dampak Kenaikan BBM
Satgas Yonif 645 GTY

Pemerintahan

Satgas Yonif 645 Gty Belajar Perikanan, Bekal Tugas ke Papua
error: Content is protected !!