Sambas Times. Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin (IAIS) Sambas menggelar Studium General Strategi hadapi Revolusi Industri 5.0. Selasa, (14/11/2023).
Studium General mengangkat tema “Revolusi industri 5.0, Tantangan dan peluang serta strategi menghadapinya” di aula IAIS Sambas menghadirkan Ir Fathan A Rasyid.
Rektor IAIS Sambas, Dr Arnadi mengatakan, Studium General itu bertujuan mempersiapkan mahasiswa IAIS Sambas pandai memanfaatkan teknologi.
“Saat ini mahasiswa harus punya pandangan kedepan, terutama menghadapi era digital semua harus bisa memanfaatkan teknologi yang kita miliki,” imbaunya.
Arnadi menuturkan revolusi industri 5.0 mengurangi risiko bahaya di tempat kerja, konsep itu berfokus pada penggabungan antara teknologi dan manusia.
“Revolusi industri 5.0 mengacu pada perkembangan teknologi yang terus meningkatkan otomatisasi dan digitalisasi dalam industri dan sektor produksi,” pesannya.
Rektor berharap mahasiswa IAIS Sambas dapat mengembangkan sistem yang lebih adaptif, dan responsif terhadap perubahan dalam lingkungan Kabupaten Sambas.
“Fokus pada pekerjaan strategis sehingga menciptakan sebuah sebuah pekerjaan dengan kebutuhan skill yang tinggi, maka persiapkan diri kalian cari keahlian dari luar kampus,” imbaunya.
Penulis : Riskiyansyah | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















