Home / Pendidikan

Sabtu, 21 Juni 2025 - 10:28 WIB

Poltesa Bantu Petani Sawit Produksi RPO Secara Mandiri

Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) menggelar Desiminasi Proses Produksi Minyak Kelapa Sawit Merah atau Red Palm Oil (RPO) Skala Petani, di Kampus Poltesa, Jumat, (20/6/2025).

Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) menggelar Desiminasi Proses Produksi Minyak Kelapa Sawit Merah atau Red Palm Oil (RPO) Skala Petani, di Kampus Poltesa, Jumat, (20/6/2025).

Sambas Times. Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) menggelar Desiminasi Proses Produksi Minyak Kelapa Sawit Merah atau Red Palm Oil (RPO) Skala Petani, di Kampus Poltesa, Jumat, (20/6/2025).

RPO merupakan program katalisator kemitraan berdikari Kemdiktisaintek 2024/2025, yang dirangkai dengan kunjungan mitra riset dari Koperasi Produsen Bumi Berkah Persada dan SMKN 1 Subah, Kabupaten Sambas.

Program ini dilaksanakan untuk memperkenalkan teknologi dan praktik terbaik dalam pengolahan RPO, yang selanjutnya dapat diimplementasikan petani lokal untuk produksi minyak sawit.

Hadir pada kegiatan itu, Direktur beserta unsur pimpinan, tim riset RPO Poltesa, perwakilan anggota Koperasi Produsen Bumi Berkah Persada, guru-guru pembimbing, pelajar SMKN 1 Subah, dan mahasiswa Poltesa.

Wakil Direktur I Poltesa, Budi Setiawan menjelaskan pentingnya inovasi peningkatan nilai tambah komoditas pertanian. Seperti desiminasi proses produksi RPO yang diharapkan dapat membuka wawasan baru bagi petani sawit.

“Kami menyambut baik kolaborasi ini, dengan adanya desiminasi proses produksi RPO. Diharapkan dapat membuka wawasan baru bagi petani sawit menghasilkan produk yang lebih bernilai ekonomi dan sehat,” ujarnya.

Tim Peneliti Poltesa Paparkan Produksi RPO Skala Petani

Sesi utama desiminasi, jelas Budi Setiawan, tim peneliti Poltesa secara detail memaparkan tahapan produksi RPO skala petani. Materi diantaranya pemilihan Tandan Buah Segar (TBS) yang berkualitas, teknik sterilisasi yang tepat.

BACA JUGA:  Camat Pemangkat Silaturahmi Ramadan Bersama Tokoh Agama

Termasuk proses pengepresan menggunakan alat sederhana namun efisien. Hingga metode pemurnian untuk menghasilkan minyak sawit merah dengan kandungan gizi optimal seperti beta-karoten dan vitamin E.

“Demonstrasi alat dan bahan menjadi bagian integral materi, tujuannya agar peserta memahami secara visual dan praktis tahapan produksi RPO skala petani.” Ujar Budi Setiawan menjelaskan.

Deny Septiandi perwakilan Koperasi Produsen Bumi Berkah Persada mengapresiasi inisiatif Poltesa memberikan materi tahapan produksi RPO skala petani.

“Pengetahuan produksi RPO ini sangat relevan bagi petani, karena potensi besarnya dapat meningkatkan pendapatan petani mengolah sawit menjadi RPO. Ini adalah langkah maju menuju kemandirian ekonomi,” katanya.

Nurleni Kepala SMKN 1 Subah juga mengapresiasi program Poltesa. Karena memberikan pengalaman belajar nyata bagi pelajar SMKN 1 Subah yang merupakan lokasi perkebunan sawit.

“Program ini sesuai dengan jurusan Agribisnis atau Pengolahan Hasil Pertanian SMKN 1 Subah. Tentunya pelajarnya bisa melihat ilmu yang mereka pelajari di sekolah diaplikasikan dalam konteks industri,” ujar Nurleni.

BACA JUGA:  Wabup Hero Hadiri Wisuda ke-XVI Program Sarjana, Magister dan Pengukuhan Guru Besar UNISSAS
Tim Poltesa Pastikan Inovasi RPO Bisa Digunakan Petani

Ketua Tim RPO Poltesa, Hidayat Asta memastikan inovasi dan teknologi RPO dapat digunakan petani. Serta dapat meningkatkan kapasitas petani kelapa sawit dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Ia mengatakan, Poltesa sangat antusias dan bangga bisa menjadi bagian peningkatan kapasitas petani kelapa sawit. Yaitu melalui kegiatan desiminasi proses produksi Minyak Sawit Merah.

“Melalui RPO skala petani ini, kami ingin memastikan bahwa inovasi dan teknologi yang Poltesa kembangkan dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat”. Jelasnya.

Ditegaskan Hidayat Asta, dari kunjungan Koperasi Produsen Bumi Berkah Persada dan SMKN 1 Subah merupakan bukti nyata kolaborasi antara akademisi, pelaku usaha, dan perguruan tinggi.

Penerapan metode produksi RPO yang efisien dan berkelanjutan, diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah dari hasil panen, sekaligus menghasilkan produk minyak yang lebih sehat dan bernilai gizi tinggi.

“Poltesa berharap petani dapat secara mandiri memproduksi RPO berkualitas tinggi, sehingga hasil olahan petani Sambas dapat dikenal luas dan menjadi komoditas unggulan daerah,” harapnya.

Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Politeknik Negeri Sambas

Pendidikan

Konsorsium Kalbar Sepakat Bangun Ekosistem Inovasi Melalui Kemitraan Pentahelix
Suasana pawai yang digelar TK Pembina Sambas

Pendidikan

TK Pembina Gelar Pawai Merah Putih
Mahasiswa KKM IAIS bersama pengurus TPQ Masjid Baiturrahman, Desa Sebayan

Pendidikan

Mahasiswa Non Reguler IAIS Bantu Iqro Untuk TPQ Desa Sebayan
Man ic Sambas

Pendidikan

Drumband MAN IC Meriahkan Jalan Santai di Tempatan Sebawi
Sekretaris Kwarcab Sambas Dedi MPd pada kegiatan pelatihan Dianpinsat

Pendidikan

Kwarcab Sambas Gelar Pelatihan Dianpinsat
Suasana FGD Tiga Politeknik se Kalbar

Pendidikan

FGD Tiga Politkenik se Kalbar Gali Potensi Daerah Dari Pendidikan Vokasi
UNISSAS

Pendidikan

UNISSAS Laksanakan Sidang Senat Terbuka Dies Natalis XX
Rusunawa Poltesa

Pendidikan

Rusunawa Putri Poltesa Mulai Ditempati, Direktur Usulkan Rusunawa Putra
error: Content is protected !!