Sambas Times. Kabupaten Sambas dimasa Kesultanan memiliki sejarah Islam yang hebat. Sambas dikenal sebagai Serambi Mekkah karena banyaknya ulama, namun saat ini perlu ada simbol untuk mengembalikan Sambas Serambi Mekkah.
Perlu dukungan umat muslim Kabupaten Sambas untuk mewujudkan Masjid 1001 Kubah. Karena masjid ini nantinya tidak hanya berfungsi sebagai rumah ibadah, melainkan berfungsi untuk Pendidikan, Kebudayaan, dan Fungsi Peradaban Islam.
“Masjid 1001 Kubah akan menjadi peradaban Islam, karena banyak fasilitas lain dengan lahan seluas 114 Hektar. Seperti pusat pendidikan, Museum, Perpustakaan, Islamic Center, Water Front, dan fasilitas lainnya,” jelas Ketua Yayasan Sambas Raya Madani (YSRM) Misni Safari, Minggu (2/4/2023).
Misni menyampaikan Konsep masjid yang akan kita bangun ini, fungsinya bukan sekedar untuk sholat saja. Tapi bersifat multifungsi, sehingga masjid ini betul-betul menjadi pusat peradaban.
“Dengan fungsi seperti Pendidikan, Kebudayaan, Keamanan dan Pertahanan, Masjid 1001 Kubah dapat menjadi magnet untuk orang datang ke Sambas,” jelas Misni pada Safari Ramadan ke-9 di Masjid Attaubah, Desa Pelimpaan, Kecamatan Jawai.
Dengan ramainya kunjungan itu, Insya Allah kehadiran Masjid 1001 Kubah nantinya, dapat mempengaruhi perekonomian.” Ekonomi nanti bisa bergerak karena banyaknya orang yang datang ke Sambas,” yakinnya.
Lebih jauh, Misni berharap dari ramainya orang datang dari luar ke Kabupaten Sambas. Maka industri perhotelan dan industri lainnya di Sambas akan bangkit.
“Jika ekonomi bangkit, secara otomatis akan meningkatkan pendapatan masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD), kita berharap cita-cita membangun Masjid 1001 Kubah dapat terwujud,” harapnya. (Ris)
Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















