Home / Pendidikan

Kamis, 4 September 2025 - 16:29 WIB

Jawab Tantangan AI, SMK Subur Insani Gelar In House Training Tenaga Pendidik

Kepala Sekolah SMK Subur Insani bersama Narasumber dan Guru dalam In House Training di Auka SMK Subur Insani,

Kepala Sekolah SMK Subur Insani bersama Narasumber dan Guru dalam In House Training di Auka SMK Subur Insani,

Sambas Times. Hadirnya teknologi kecerdasan buatan (AI) menjadi tantangan bagi guru, khususnya SMK Subur Insani Sambas, sehingga inovasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi para guru.

Kepala Sekolah SMK Subur Insani, Erwan Setiawan menjelaskan, platform seperti ChatGPT, Google Bard dan lainnya dalam memudahkan akses informasi, sehingga tenaga pendidik perlu meningkatkan kapasitasnya.

“Platform ini merupakan pekerjaan rumah terkait bagaimana memastikan pembelajaran tetap bermakna, meskipun tak lagi berperan layaknya sumber informasi tunggal,” katanya.

Menurutnya, interaksi global, evolusi mengajar dari semula ‘hanya’ penyaji fakta, keterampilan berpikir kritis, kolaboratif, kreativitas, dan kedekatan emosional diluar kemampuan mesin, mutlak diperlukan.

“Sebagai garda terdepan pencerdasan anak bangsa merupakan tanggung jawab kita. seperti men-upgrade skill mengajar dengan beradaptasi menyesuaikan perkembangan zaman, “ujarnya.

Selain itu, jelas Kepala Sekolah, In House Traning merupakan realisasi komitmen nyata sekolah memberikan bekal terbaik bagi pendidik. Kegiatan berlangsung selama tiga hari berturut-turut, Senin-Rabu, 1-3 September 2025

“Pelatihan ini diselenggarakan secara internal di aula sekolah, mendatangkan narasumber kompeten. Tujuannya menjawab kebutuhan guru dan siswa di SMK Subur Insani Sambas,” tegasnya.

Dalam pelatihan itu, ungkapnya, terjadi komunikasi intensif antara fasilitator dan peserta, kemudian disesuaikan dengan kurikulum dan karakteristik siswa SMK.

15 Guru Ikuti Pelatihan

Sekitar 15 Guru mengikuti pelatihan, tidak sekedar menyerap teori pedagogi. Namun diajak mempraktikkan cara mengajar, simulasi pengajaran, diskusi kelompok, studi kasus, dan memanfaatkan piranti digital.

“Pelatihan ini agar guru bisa lebih praktis menerapkan apa yang mereka peroleh saat kembali di ruang kelas. In House Training diharapkan mampu memperkuat sinergitas sesama pengajar,” harapnya.

Ia juga berharap, semangat kebersamaan dan saling mendukung dapat terjalin selama pelatihan, khususnya civitas SMK Subur Insani.

“Semoga guru semangat dalam menjalankan visinya mencetak lulusan kompetitif, serta berkontribusi menekan angka pengangguran akibat bertumbuhnya AI,” tegasnya.

Penulis : Jaynudin | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Pjs Bupati Sambas Marlyna memimpin upacara Hari Santri Nasional

Pemerintahan

Pemda Sambas Gelar Upacara Hari Santri Nasional
Direktur Poltesa Yuliansyah

Pendidikan

12 Mahasiswa Poltesa Ikut MSIB dan 1 ke Hunggaria
Polsubsektor Temajuk mengabadikan momen bersama guru dan siswa

Info Border

Polsubsektor Temajuk Gelar Polri Peduli Pelajar SD Ujung Negeri
Seminar Pendidikan

Pendidikan

Asrama Mahasiswi “Muare Ulakan” Gelar Seminar Pendidikan‎
Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas

Pendidikan

KMKS Apresiasi Inspektorat Sambas Awasi Penggunaan Dana Desa
Direktur Poltesa bersama dosen menggunakan pakaian adat Nusantara usai upacara HUT RI ke-79

Pendidikan

HUT RI Ke-79, Direktur dan Warga Poltesa Kenakan Pakaian Adat Nusantara
Politeknik Negeri Sambas

Pendidikan

Mahasiswa Poltesa Belajar Pemanfaatan AI dalam Penulisan Tugas Akhir
Dunia Pendidikan

Pendidikan

Pendidikan Karakter adalah Kunci, Bukan Pelengkap
error: Content is protected !!