Sambas Times. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Sambas memberikan motivasi pada penyambutan murid baru Madrasah Aliyah Negeri Islam Cendekia (MAN IC) Tahun Pelajaran 2026/2027.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi orang tua dan wali murid dalam mengantarkan putra-putri mereka memulai perjalanan pendidikan di lingkungan madrasah berasrama.
Kakan Kemenag Kabupaten Sambas, H Kaharudin, yang hadir bersama Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Ilham, memberikan motivasi serta penguatan kepada para orang tua/wali murid baru.
Dalam arahannya, Kaharudin berpesan agar para orang tua mengantarkan dan menitipkan putra-putrinya dengan penuh ridha, keikhlasan, kepercayaan dan doa.
“Antarkan anak-anak dengan ridha, titipkan mereka dengan ikhlas dan iringi langkahnya dengan doa. Percayakan proses pendidikan kepada madrasah, sehingga lahir generasi hebat untuk keluarga, agama, bangsa dan negara,” pesannya.
Menurutnya, pendidikan di sekolah berasrama bukan hanya tentang pencapaian akademik. Tetapi proses pembentukan kemandirian, kedisiplinan, karakter, tanggung jawab, dan kematangan dalam menjalani kehidupan.
Kepala MAN IC Sambas, Dedi, mengucapkan selamat datang kepada murid baru beserta orang tua dan wali murid. Serta menyampaikan awal pendidikan yang akan dimulai.
“Selamat datang dan selamat bergabung menjadi bagian dari keluarga besar MAN IC. Hari ini awal dari perjalanan baru proses untuk belajar, bertumbuh, membangun karakter dan meraih prestasi,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, keberhasilan pendidikan membutuhkan sinergi dan kepercayaan antara madrasah, orang tua dan murid. Madrasah berkomitmen mendidik dengan ilmu, membimbing dengan keteladanan dan kesabaran menuju masa depan terbaiknya.
Selain Kakan Kemenag, Kasi Pendidikan Madrasah dan Kepala MAN IC. Turut hadir Ketua Komite MAN IC Sambas, jajaran Guru dan Tenaga Kependidikan, orang tua dan wali murid baru Tahun Pelajaran 2026/2027.
Pertemuan ini menjadi awal dari sebuah perjalanan dan komitmen bersama. Orang tua menitipkan harapan, madrasah menerima amanah, dan para murid memulai perjuangan.
Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times















