Home / Pendidikan

Senin, 25 November 2024 - 14:11 WIB

Kemenag Sambas Peringati Hari Guru Nasional

Kakan Kemenag Sambas H Mahmud SAg memimpin upacara peringatan Hari Guru Nasional di halaman kantor Kemenag, Senin (25/11/2024).

Kakan Kemenag Sambas H Mahmud SAg memimpin upacara peringatan Hari Guru Nasional di halaman kantor Kemenag, Senin (25/11/2024).

Sambas Times. Kantor Kementrian Agara (Kemenag) kabupaten Sambas melaksanakan upacara Peringatan Hari Guru Nasional di halaman Kantor Kenenag Sambas.

Upacara peringatan Hari Guru Nasional yang diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag Sambas dipimpin langsung Kepala Kantor Kemenag H Mahmud SAg.

Dalam sambutannya, Mahmud membacakan amanat Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dengan tema “Guru Berdaya, Indonesia Jaya” Senin, 25 November 2024.

Ia mengatakan, tema ini mengingatkan kita akan esensi pentingnya keberdayaan guru dalam membangun peradaban bangsa yang unggul dan bermartabat.

“Peran guru menjadi pondasi utama dalam membangun masyarakat yang maju. Guru bukan sekadar penyampai ilmu, tetapi pembentuk karakter, inspirator, dan penjaga nilai-nilai moral,” katanya.

Guru adalah penerang yang membimbing generasi muda menuju masa depan. Tidak berlebihan jika kisah Kaisar Jepang, Hirohito, pasca Perang Dunia II, menggambarkan pentingnya guru sebagai kunci kebangkitan sebuah bangsa.

“Di Indonesia, sejarah pendidikan mencatat bahwa guru adalah pilar penting dalam membangun masyarakat yang berdaya. Namun, tantangan di era modern seperti saat ini semakin kompleks,” imbaunya.

Masih menyampaikan sambutan Menteri Agama RI, bahwa perkembangan teknologi, derasnya arus informasi, dan dinamika sosial menuntut guru untuk beradaptasi, bahkan bertransformasi.

Tema Guru Berdaya, Indonesia Jaya menemukan makna. Guru berdaya adalah mereka yang tidak hanya memiliki kompetensi dalam bidang akademik, tetapi mampu menginspirasi, berinovasi, dan menjadi agen perubahan.

Guru yang berdaya mampu menggunakan teknologi untuk memperkaya pembelajaran, menghidupkan nilai-nilai karakter dalam proses pendidikan, dan menjadikan dirinya teladan bagi murid-muridnya.

BACA JUGA:  Sampaikan PU, Fraksi PKS Ajak Doakan Palestina

“Ketika guru berdaya, maka Indonesia jaya bukan sekadar slogan, melainkan visi yang dapat diwujudkan. Bangsa yang kuat adalah bangsa yang memiliki generasi muda berkarakter tangguh, berpikir kritis, dan berdaya saing global,” jelasnya.

Mahmud : Semua Bermula Dari Tangan Guru Yang Berdedikasi

Di tengah peringatan Hari Guru Nasional ini, marilah kita merenungkan langkah bersama untuk memastikan keberdayaan guru, karena semua bermula dari tangan guru yang berdikasi.

Pertama pentingnya penguatan kompetensi guru. Guru harus terus didukung dengan pelatihan dan akses terhadap internet dan teknologi, agar mampu menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan jati dirinya sebagai pembimbing moral.

Kedua, perlunya memberikan penghargaan dan dukungan bagi Guru dan Tenaga Kependidikan, sehingga sejahtera dan mampu mengabdikan dirinya dengan lebih maksimal.

Dukungan dari pemerintah, masyarakat, dan orang tua sangat penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif dan inklusif.

Ketiga, perlunya meningkatkan kemitraan strategis. Guru harus mampu merangkul orang tua dan komunitas sebagai mitra dalam mendidik.

Kolaborasi yang baik akan memperkuat fondasi pendidikan nasional yang pada akhirnya dapat melahirkan sumber daya manusia yang mampu dan memiliki keluhuran budi pekerti.

Keempat, trend setter budaya asing yang semakin ditengah gempuran informasi dan massif, pendidikan guru, karakter sebagai prioritas dari objek pembelajaran, di tengah derasnya tantangan zaman.

BACA JUGA:  Tumbuhkan Karakter Mahasiswa, DEMA Unnisas Gelar KARISMA

Karena guru harus menjadi penjaga nilai nilai moral yang menjadi landasan Indonesia yang maju dan bermartabat.

Guru Menjadi Harapnya Besar Majunya Indonesia

Upacar ini kita tidak hanya memperingati peran guru dalam perjalanan bangsa, tetapi juga merajut harapan besar untuk masa depan Indonesia.

Dengan guru yang berdaya, yang adaptif, inspiratif, dan visioner, kita yakin bahwa Indonesia akan terus melangkah maju, menjadi bangsa yang besar dan jaya di tengah persaingan global.

“Marilah kita semua, baik sebagai pendidik, orang tua, maupun masyarakat umum, berdiri bersama untuk mendukung peran guru dalam mencetak generasi emas bangsa,” ajaknya.

Ia menegaskan, karena pada akhirnya, masa depan peradaban dunia, termasuk kejayaan Indonesia, bertumpu pada kualitas pendidikan yang diberikan oleh guru-guru kita.

Namun demikian guru harus mendapatkan perhatian dan apresiasi yang layak dari pemerintah, memperhatikan kesejahteraan dan peningkatan kualitas agar guru melahirkan generasi muda yang unggul dan berjiwa mulia.

Kebijakan terkait kesejahteraan guru perlu didorong dan diimplementasikan secara lebih nyata sebagai mandat dari Undang-undang.

Ada sebuah pesan dari Nelson Mandela tentang peran guru yang dikutip menggetarkan kita semua dari bukunya yang berjudul “ authobiography of Nelson Mandela long walk to freedom, the”.

Pesan tersebut berbunyi “Pendidikan adalah senjata paling ampuh yang bisa anda gunakan untuk mengubah dunia,” kutipnya.

Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas

Pendidikan

Sukseskan Silaturahmi Akbar 2025, KMKS Bentuk Panitia Bubor Paddas

Pendidikan

Poltesa Siap Terima 836 Mahasiswa Baru Tahun 2025
Politeknik Negeri Sambas

Pendidikan

Poltesa Wisuda 460 Sarjana Terapan ke-VII dan D III ke-XIV
Aksi Damai Mahasiswa Kabupaten Sambas

Hukum

DPRD Terima Aksi Aliansi Sambas Bergerak, Situasi Aman dan Kondusif
SMKN 1 Semparuk

Kesehatan

Peringati HUT ke-15, SMKN 1 Semparuk Gelar Khitanan Masal
Timbalan Pengarah Akademik PKK Sabah Malaysia bersama Direktur Poltesa memperlihatkan kerjasama AMM, Selasa (25/7/2023).

Pendidikan

Pejabat Politeknik Kota Kinabalu Terkesan Dengan Poltesa
Kompi Pemangkat

Pendidikan

Kompi Pemangkat Sosialisasi dan Edukasi Cegah Bullying di Sekolah
Direktur Poltesa Yuliansyah saat mengikuti Seminar Internasional Techon 2023 di Waterfront Hotel Kuching, Sarawak, Malaysia.

Pendidikan

Dosen Poltesa Sampaikan Seminar Internasional Techon 2023
error: Content is protected !!