Home / Pendidikan

Kamis, 5 Juni 2025 - 15:39 WIB

Kemenag Tindak Tegas Oknum Guru Lakukan Pelecehan Verbal

Kemenag Kabupaten Sambas memanggil oknum guru yang diduga melakukan pelecehan Verbal terhadap muridnya melalui aplikasi WhatsApp, Rabu (4/5/2025).

Kemenag Kabupaten Sambas memanggil oknum guru yang diduga melakukan pelecehan Verbal terhadap muridnya melalui aplikasi WhatsApp, Rabu (4/5/2025).

Sambas Times. Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sambas menindaktegas salah satu oknum guru madrasah yang diduga telah melakukan tindakan pelecehan verbal terhadap siswinya.

Kasus ini mencuat setelah beredarnya tangkapan layar percakapan melalui aplikasi WhatsApp yang menjadi perhatian publik, dan menimbulkan reaksi dari berbagai kalangan, termasuk Kemenag Kabupaten Sambas.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Sambas, Ilham menegaskan, sebagai instansi yang menaungi dan membina pendidikan madrasah, Kemenag merasa sangat prihatin dan terpukul atas insiden ini.

“Merespons hal tersebut, Kemenag Kabupaten Sambas segera mengambil langkah dengan memanggil yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasi,” jelas Ilham.

Dalam keterangannya, Ilham menyampaikan bahwa guru yang diduga melakukan tindakan tersebut telah hadir memenuhi panggilan dan memberikan penjelasan.

“Berdasarkan pengakuannya, yang bersangkutan mengakui adanya kekeliruan dalam penggunaan media komunikasi, tanpa adanya maksud tertentu,” ujar Ilham menjelaskan.

BACA JUGA:  74,4 Persen Siswa MAN IC Lulus PTN melalui Jalur SNBT 2023

Ia menegaskan, peristiwa itu sendiri menurut penuturan guru tersebut, terjadi pada malam Senin dan baru menjadi bahan pembicaraan luas di Media Sosial pada Rabu, 4 Mei 2025.

Ilham mengungkapkan rasa kecewa yang mendalam atas kejadian ini. Karena telah mencoreng nama institusi, karena guru merupakan panutan.

“Tindakan seperti ini jelas mencoreng nama baik madrasah, Kementerian Agama, dan profesi guru itu sendiri. Seorang pendidik semestinya menjadi panutan, bukan sebaliknya,” ujarnya.

Plh Kemenag Sesalkan Oknum Guru Lakukan Pelecehan Verbal

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Kemenag Sambas, Husban menyampaikan penyesalan dan keprihatinannya yang mendalam.

Ia menyayangkan tindakan oknum yang dinilainya mencederai kehormatan madrasah, serta merusak kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan.

“Guru itu seharusnya menjadi uswah hasanah, teladan yang baik, pelindung bagi peserta didik, bukan menjadi sumber ketakutan,” tegas Husban.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan menangani kasus ini dengan serius dan profesional. Serta terus menjalin komunikasi dengan semua pihak terkait guna menyelesaikan persoalan ini dengan bijak.

“Untuk sementara, dilakukan langkah pembinaan dan penelusuran lebih lanjut terhadap yang bersangkutan, agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Husban mengingatkan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi secara bijak, khususnya oleh para guru.

Ia mengajak para orang tua lebih aktif membangun komunikasi yang sehat dan edukatif di lingkungan keluarga. Sebagai bagian dari upaya bersama menjaga integritas dunia pendidikan.

“Para pendidik diharapkan untuk terus menjunjung tinggi adab dan akhlak dalam menjalankan tugas mulia mereka. Bukan hanya fokus pada kecerdasan kognitif,” tutupnya.

Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Ketua MUI Kabupaten Sambas menyapa Santri TPQ yang di wisuda

Pendidikan

MUI Dukung Program Wisuda 1000 Santri BKPRMI Kabupaten Sambas
Senat Mulai Umumkan Pembukaan Pemilihan Direktur Poltesa 2025-2029

Pendidikan

Senat Mulai Umumkan Pembukaan Pemilihan Direktur Poltesa 2025-2029
Aksi sosial gotong royong Pemerintah Desa Simpang Empat bersama Mahasiswa KKN Kebangsaan dan elemen masyarakat

Pemerintahan

Pemdes Simpang Empat Gandeng Mahasiswa KKN Gotong Royong
Politeknik Negeri Sambas

Pendidikan

Tiga Dosen Poltesa Kolaborasi Riset Discussion ke Thailand
Kepala Desa Simpang Empat Karnaen mengapresiasi kolaborasi Mahasiswa KKN Kebangsaan dan Puskesmas Simpang Empat dalam sosialisasi stunting. Sabtu (5/8/2023).

Pendidikan

Mahasiswa KKN Kebangsaan Ikut Sosialisasi Stunting
Direktur Poltesa Yuliansyah

Pendidikan

12 Mahasiswa Poltesa Ikut MSIB dan 1 ke Hunggaria
Hal tersebut disampaikan Wakil ketua komisi II DPRD Sambas pada penyerahan bantuan 317 Alat dan Mesin pertanian (Alsintan) di Halaman Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan KP).

Pendidikan

Prodi TMM Poltesa Mantapkan Program Kuliah Umum Jurnalistik
Politeknik Negeri Sambas

Pendidikan

Dies Natalis ke-16, Poltesa Gelar Baksos dan Pelepasan Benih Ikan
error: Content is protected !!