Home / Peristiwa

Selasa, 12 September 2023 - 03:56 WIB

Konflik Rempang, DPP PASS Keluarkan Pernyataan Sikap

Ketua Harian DPP PASS, Mulyadi bersama pengurus

Ketua Harian DPP PASS, Mulyadi bersama pengurus

Sambas Times. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persaudaraan Sambas Serantau (PASS) menyikapi konflik lahan adat di Rempang dan Galang Kepulauan Riau, Senin (11/9/2023).

Mulyadi, Ketua Harian DPP PASS membacakan pernyataan sikap terdiri dari tiga poin, antara lain menyatakan turut berempati dan simpati atas perjuangan Puak Melayu Rempang dan Galang Kepulauan Riau dalam menuntut hak-haknya.

Pernyataan resmi dalam bentuk dukungan PASS kepada organisasi adat di Rempang dan Galang itu setelah terjadinya bentrok aparat gabungan dengan warga, Kamis (7/8/2023) siang. “Ibarat bagian tubuh ada yang dicubit, maka seluruh tubuh merasakan sakit,” ujar Mulyadi.

BACA JUGA:  Aliansi Mahasiswa Sambas Terima Bantuan Banjir dari PASS

Insiden berawal saat pengukuran lahan untuk pengembangan kawasan Rempang Eco City. Petugas gabungan dari Polri, TNI, Ditpam Badan Pengusahaan (BP) Batam, dan Satpol PP datang ke lokasi tersebut.

Demonstrasi penolakan warga itu berujung pada tindakan petugas petugas keamanan yang menembakkan gas air mata. Situasi semakin memanas. Beberapa siswa SMPN 22 Galang yang berada di lokasi demonstrasi terkena imbas gas air mata.

Terkait hal itu, DPP PASS dalam pernyataan sikapnya, mengutuk keras segala tindakan kekerasan represif oknum aparat yang menyebabkan banyaknya korban.

Selanjutnya, DPP PASS menuntut pemerintah untuk mengambil langkah bijaksana agar investasi dapat berjalan seiring, tanpa mengorbankan hak-hak dan kepentingan masyarakat setempat.

BACA JUGA:  Warga DK Apresiasi Prabasa Timbun Jalan Sukamantri

Pulau Rempang adalah pemukiman warga asli yang terdiri dari Suku Melayu, Suku Orang Laut, dan Suku Orang Darat. Mereka telah bermukim sejak tahun 1800-an yang tersebar di 16 kampung tua.

Konflik lahan muncul sejak BP Batam mengembangkan kawasan industri, jasa, dan pariwisata. Kemudian muncul upaya relokasi 7,5 ribu jiwa untuk mendukung pengembangan investasi garapan PT Makmur Elok Graha (MEG) itu.

Penulis: R. Rido Ibnu Syahrie I Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Gantung Diri di Kecamatan Sebawi

Peristiwa

Akibat Depresi, Seorang Pria di Sebawi Ditemukan Meninggal Gantung Diri
Ramah Tamah Pengurus MPC PP Pontianak

Peristiwa

MPC PP Pontianak Siap Gelar Ramah Tamah
Panen Raya Padi

Peristiwa

Wabup Fahrur Rofi Panen Raya Demplot Inpari-37
Korban Tenggelam

Peristiwa

Korban Tenggelam Semata Ditemukan, Imbau Orangtua Awasi Anak Saat Banjir
Keindahan Objek Wisata Danau Sebedang, Kecamatan Sebawi, Kabupaten Sambas.

Peristiwa

Pokdarwis Paggong Sebedang Siap Ikuti ADWI Kalbar 2023
Polairud Polres Sambas menggelar Upacara Tabur Bunga di Muara Pemangkat Peringati HUT Polairud ke-72

Peristiwa

Peringati HUT ke-72, Polairud Polres Sambas Gelar Tabur Bunga di Muara Pemangkat
Banjir Bandang

Peristiwa

Kompi Pemangkat dan Warga Gugah Sejahtera Siaga 1 Banjir Bandang
Bupati Sambas Satono

Peristiwa

Bupati dan Forkopimda Tinjau Banjir di Kecamatan Tangaran
error: Content is protected !!