Sambas Times. Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Sambas menampilkan Tiga Seni Budaya Melayu Sambas pada acara di Sarawak, Malaysia, Sabtu (4/11/2023) malam.
Silaturahmi bersama Angkatan Belia Islam Malaysia (ABIM) Sarawak menampilkan seni Ratib Saman, Radat dan Zikir Maulud dari Rumah Budaya Mekar Setaman Desa Tri Mandayan.
Hadir pada silaturahmi itu ketua MABM Kabupaten Sambas Misni Safari, anggota DPRD Kalbar H Subhan Nur, ketua ABIM Muhammad Zarif, Pengerusi WADA Sarawak Ustaz Hussaini Hamdan.
Dalam sambutannya, ketua MABM Kabupaten Sambas, Misni Safari menjelaskan, bahwa ABIM dan dirinya memiliki hubungan dekat secara organisasi melalui Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
“Anwar Ibrahim merupakan alumni HMI dan salah satu tokoh ABIM yang memiliki jasa penting sampai saat ini. Maka sudah tidak heran lagi anak-anak muda ABIM sangat enerjik.” Ucapnya.
Misni mengucapkan terima kasih atas jamuan dan sambutan ABIM Sarawak yang luar biasa. Ia berharap lawatan MABM ke ABIM berkesan sehingga silaturahmi terjalin berkelanjutan.
“Kami hadir membawa rombongan kesenian seperti Ratib Saman, Radat dan Zikir Maulud dari Desa Tri Mandayan, semoga silaturahmi malam ini tetap terjalin,” harapnya.

ABIM Apresiasi Seni Ratib Saman, Radat dan Zikir Maulud
Pengerusi wadah pencerdasan umat (Wada) Sarawak Ustadz Hussaini Hamdan mengucapkan selamat datang kepada rombongan MABM Kabupaten Sambas ke Sarawak.
“Malam ini merupakan malam yang sangat berkesan bagi kita, dimana kita dapat bersua untuk menjalin silaturahmi. Serta membangun kembali seni budaya Melayu di kepulauan Borneo,” ucapnya.
Ustadz Hussaini menjelaskan, ABIM berdiri karena usaha yang dilakukan ABIM pada umumnya terdiri dari anak-anak muda usia diatas 35 tahun.
Selain itu, Ustadz Hussaini mengaku takjub dengan penampilan Ratib Saman dalam selingan acara tersebut.
“Ratib saman adalah salah satu bagian budaya melayu kita, sayang sekali di Sarawak sudah tidak diperbolehkan. Semoga suatu hari kelak ada persembahan ratib saman, kita buat satu kajian yang boleh dihidupkan,” jelasnya.
Ia berharap majelis tersebut bukan pertemuan terkahir kali. “Semoga ada lawatan balas suatu hari kelak, agar menjadi lebih kuat dalam rumpun melayu,” harapnya.
Penulis : Riskiyansyah | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News
















