Home / Peristiwa

Kamis, 1 September 2022 - 11:57 WIB

Melihat Warga Perbatasan Mencari Kepiting di Objek Wisata Pantai Bayuan

Proses pemasangan Bubu Kepiting yang dilakukan Yendi di lokasi Objek Wisata Pantai Bayuan. (Muhammad Ridho)

Proses pemasangan Bubu Kepiting yang dilakukan Yendi di lokasi Objek Wisata Pantai Bayuan. (Muhammad Ridho)

Sambas Times. Kawasan Perbatasan Negara Indonesia-Malaysia di Temajuk memiliki berbagai potensi dan kuliner laut, salah satunya di Pantai Bayuan yang banyak terdapat Kepiting.

Sambas Times berkesempatan mengikuti Agustian dan Yendi warga Desa Temajuk untuk mencari Kepiting yang masih banyak terdapat di Sungai Bayuan yang merupakan lokasi hutan Mangrove atau Bakau.

Untuk mencari kepiting, pertama-tama warga Temajuk ini memasang umpan ikan yang telah disiapkan untuk di ikat kedalam Bubu lipat, cara mengikat ikan posisinya harus bergantung di tengah bubu.

Setelah umpan terpasang, selanjutnya Agustian dan Yendi masing-masing memasang bubu di lokasi yang menurut mereka ada kepiting, terutama melihat arah keluar masuk air, serta lubang kepiting untuk diletakkan perangkap jenis bubu.

Yendi memasang umpan Kepiting sebelum diletakkan ke sungai

“Setelah pasang umpan, selanjutnya kita meletakkan bubu, lokasinya tempat keluar masuk air, karena Kepiting senang ditempat seperti itu, dan amis ikan juga cepat tercium kepiting, apalagi ada lubang tempat persembunyiannya,” kata Agustian usai memasang perangkap kepiting.

BACA JUGA:  Tim Karhutla Gelar Apel HUT RI ke-78 di Lokasi Kebakaran Lahan

Sedangkan Yendi lebih senang memasang bubu di tengah aliran sungai, menurutnya ditengah aliran sungai kepitingnya besar-besar, dam jenisnya beda-beda, karena sungai Bayuan airnya asin, jadi Kepiting laut juga masuk kalau air pasang.

“Kalau pasang ditengah sungai kepitingnya besar-besar, dan jenisnya beragam, selain Kepiting Bakau, biasa juga kita dapat Kepiting Batu dan Kepiting Karang,” ujar Yendi.

Kalau ukuran kepiting ada yang A, B dan C, kadang juga kita pasang di tepi dapat kepiting bakau yang besar atau A, tapi jarang, kalau ditengah alur sungai, sering dapat kepiting A, hanya saja sekarang belum masuk musimnya, agak sulit dapatkan yang A.

Kepiting ukuran B yang di dapat di Sungai Bayuan, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh

“Sekarang belum masuk musim kepiting, tapi air cukup tinggi, jadi agak sulit dapat kepiting A, namun sekarang bulan gelap, kalau kita dapat kepiting walau bukan yang A, tapi daging kepitingnya padat, berbeda kalau bulan terang, dagingnya sedikit,” jelasnya.

BACA JUGA:  Warga Tunggu Realisasi Pembangunan Jalan Sintete

Setelah bubu kepiting di pasang, keesokkan harinya baru bubu diangkat, biarkan air sungai pasang dulu, pada saat surut keesokan harinya bubu bisa diangkat, tetapi jika kita bertahan di lokasi tidak perlu menunggu besok, tapi harus rajin di pantau.

“Biasanya setelah bubu di pasang kita langsung pulang, dan keesokkan hari baru diangkat, kalau bertahan tidak perlu menunggu esok, asal rajin di pantau, begitu dapat diisi umpannya kembali,” jelasnya.

Keesokan harinya, Sambas Times melihat langsung proses pengangkatan bubu, dan hasilnya sesuai apa yang disampaikan Yendi, karena belum musimnya, kepiting yang didapat berukuran B, setelah dimasak, dagingnya sangat padat, dan rasa kepiting di objek wisata Pantai Bayuan sangat luar biasa. (edo)

Share :

Baca Juga

Kediaman Rusmiati Warga Dusun Jeruju, Desa Sebubus, Kecamatan Paloh yang hangus terbakar

Peristiwa

Satu Rumah Warga di Jeruju Paloh Ludes Terbakar
Bayu dan komunitas GPS saat menyerahkan bantuan kepada Nenek Lapek, Senin (15/5/2023).

Peristiwa

GPS Bantu Nenek Lapek Warga Desa Kuala Pangkalan Keramat
Mahasiswa IAIS Sambas foto bersama usai berhasil meraih juara 2,3 dan 4 lomba kuliner Festival Sagu

Peristiwa

PKK Sebawi dan IAIS Juara Kuliner Festival Sagu
Ibu Nanti, Ibu Lina dan Ibu Lisur memperlihatkan Kunau hasil tangkapannya

Peristiwa

Sensasi Mencari Kepah dan Kunau di Pantai Bayuan Temajuk
Pokmaswas Kambau Borneo

Peristiwa

Dua Bangkai Penyu Terdampar, Diduga Akibat Pukat Trawl
Beberapa rumah warga di Komplek Didis Permai tergenang air, tampak warga berkemas sibuk berkemas rumah,

Peristiwa

Parit Sukaramai Meluap, Rumah Warga Digenangi Air
Kondisi Debit Air di Dusun Senabah, Desa Semanga, Kecamatan Sejangkung,

Peristiwa

12 Desa Di Kecamatan Sejangkung Terendam Banjir
Anggota DPRD Kabupaten Sambas Mardani

Peristiwa

Mardani Serahkan Bantuan Banjir di Desa Sijang
error: Content is protected !!