Home / Religi

Sabtu, 7 November 2026 - 11:59 WIB

MUI Kabupaten Sambas Gelar Musda V‎‎

Suasana Musda V MUI Kabupaten Sambas di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kementerian Haji Kabupaten Sambas, Sabtu (7/11/2026)

Suasana Musda V MUI Kabupaten Sambas di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kementerian Haji Kabupaten Sambas, Sabtu (7/11/2026)

Sambas Times. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sambas menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-V di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kementerian Haji Kabupaten Sambas, Sabtu (7/11/2026).

Musda ke-V MUI Kabupaten Sambas mengusung tema “Merekat Ukhuwah Islamiyah Menebar Islam Wasathiyah Menuju Sambas Berkah Berkemajuan”. Menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi, persaudaraan, serta merumuskan arah kebijakan dan program kerja.
‎
Ketua MUI Kabupaten Sambas, Prof. Dr. H. Sumar’in, SEI., M.SI dalam sambutyannya menekankan pentingnya Musda sebagai forum evaluasi, konsolidasi, dan penentuan arah organisasi.

“Musda juga menjadi momentum untuk memperkuat peran ulama dalam membimbing umat, menjaga persatuan, serta menghadirkan program-program yang menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.
‎
Ia menyampaikan pentingnya kebersamaan dalam menjalankan amanah organisasi. Penguatan ukhuwah Islamiyah dan penyebaran nilai-nilai Islam wasathiyah, dalam membangun kehidupan keagamaan yang damai, moderat, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

‎”Mari kita gunakan Musda ini sebagai laboratorium pemikiran dalam melahirkan program-program unggulan yang berdampak nyata, penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas da’i dan ulama, serta penjagaan umat dari segala kemudaratan,” ajaknya.
‎
Sumar’in juga meminta agar MUI Kabupaten Sambas, adalah MUI yang khadimul ummat (pelayan umat), shadiqul hukumah (mitra pemerintah), dan himayatul ummat (penjaga umat) yang kehadirannya dirasakan masyarakat.
‎
“Terima kasih kepada pengurus MUI periode 2022 -2027 atas dedikasi dan pengabdiannya. Kepada pengurus terpilih, saya titipkan amanah sebagai jalan menuju keridhaan Allah,‘ ujarnya.
‎
Ketua MUI Kalbar, Drs. KH. M. Basri HAR menegaskan, penguatan peran MUI di tingkat kabupaten menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan keagamaan yang harmonis serta memperkuat sinergi antara ulama dan pemerintah.

BACA JUGA:  Gelar Safari Jumat, Baznas Sampaikan Tiga Program Unggulan

MUI diharapkan mampu menjadi rujukan umat dalam menghadapi persoalan keagamaan dan sosial, sekaligus mengedepankan sikap moderat, bijaksana, dan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.
‎
“Musda menjadi forum musyawarah bagi para ulama dan pengurus MUI untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja, memperkuat kelembagaan, serta menyusun langkah strategis organisasi ke depan,” katanya.

Melalui forum tersebut, MUI diharapkan semakin mampu menjalankan perannya dalam membimbing umat, memberikan pandangan keagamaan, dan berkontribusi terhadap pembangunan kehidupan masyarakat yang religius dan harmonis.
‎

Sinergi Pemerintah dan Ulama

Dedy Zulkarnain, S.Sos., kepala Badan Kesbangpol, mewakili Bupati Sambas menyampaikan, sinergi antara pemerintah dan ulama merupakan unsur penting mewujudkan masyarakat yang religius, harmonis, dan sejahtera.
‎
‎Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai moral, spiritual, serta keharmonisan sosial.

BACA JUGA:  Sebelum Dikukuhkan, FKUB Kabupaten Sambas Gelar Raker

Peran ulama dibutuhkan untuk memberikan bimbingan kepada masyarakat, memperkuat karakter keagamaan, dan menjaga persatuan di tengah keberagaman. ‘Musda V ini menjadi momentum memperkuat komitmen dalam membangun Kabupaten Sambas,” tegasnya.

Melalui musyawarah, diharapkan lahir keputusan organisasi yang mampu memperkuat kontribusi MUI dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas kehidupan umat.
‎
‎Tema yang diangkat menegaskan pentingnya merekatkan ukhuwah Islamiyah sebagai fondasi persatuan umat sekaligus menebarkan nilai-nilai Islam wasathiyah, yakni pemahaman dan praktik beragama yang moderat, seimbang, adil, serta mengedepankan kemaslahatan bersama.
‎
‎Nilai-nilai tersebut dinilai relevan dalam menjaga kerukunan, memperkuat toleransi, merawat persatuan, serta membangun kehidupan sosial yang damai di Kabupaten Sambas yang memiliki keragaman latar belakang masyarakat dan budaya.
‎
‎Selain berperan sebagai wadah musyawarah para ulama, MUI diharapkan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat, mendorong terwujudnya pembangunan yang berlandaskan nilai-nilai moral dan keagamaan.
‎
“Diharapkan Musda menghasilkan keputusan dan program kerja yang konstruktif, adaptif, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Penguatan peran ulama dan kolaborasi dengan pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang religius, rukun, dan berkemajuan,” harapnya.

Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times

Share :

Baca Juga

Aktivitas Santri Ponpes Sulthoniyah agar peka terhadap lingkungan sosial

Religi

Ponpes Sulthoniyah Ajarkan Santri Peka Terhadap Lingkungan Sosial
Al Habib Ahmad Syarif Bin Ali Shahab

Religi

Kembalikan Serambi Mekah Melalui Masjid 1001 Kubah
Uray Ariyanda Ketua PC PMII Kabupaten Sambas.

Religi

PMII Kabupaten Sambas Siap Sukseskan Konfercab NU ke-V
Ketua YSRM Misni Safari menyampaikan progres Pembangunan Masjid 1001 Kubah, pada Safari Ramadan di Masjid Al Junnah Tebas, Senin (3/3/2025).

Religi

Safari Ramadan Perdana 1001 Kubah, Kenalkan ICMI Travel dan Umrah
MUI Kabupaten Sambas

Hukum

Ketua MUI Imbau Konten Kreator Sambas Bijak Bermedia Sosial
Pengurus Masjid Al Wutsho menyampaikan dukungan Pembangunan Masjid 1001 Kubah di Kabupaten Sambas

Religi

YSRM Safari Ramadan Ketujuh ke Masjid Al Wutsho Jawai Selatan
Kapolres Sambas menggelar silaturahmi bersama pengurus MUI Kabupaten Sambas

Religi

Kapolres Gelar Silaturahmi Bersama MUI Sambas
PARTAI NASDEM

Politik

Halal Bihalal Nasdem Dihadiri Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Sambas
error: Content is protected !!