Home / Pemerintahan

Rabu, 30 September 2026 - 14:15 WIB

Panen Jagung 6,5 Ton, Polsek Subah Dorong Swasembada Pangan 2026

Panen Jagung Kwartal III Tahun 2026 yang dilaksanakan Polsek Subah di lahan tumpang sari seluas 1 hektar milik Khoiri di Dusun Pengapit, Desa Madak, Kecamatan Subah, Kabupaten Sambas , menghasilkan sekitar 6,5 ton Jagung Pipil Kering. Selasa (29/9/2026).

Panen Jagung Kwartal III Tahun 2026 yang dilaksanakan Polsek Subah di lahan tumpang sari seluas 1 hektar milik Khoiri di Dusun Pengapit, Desa Madak, Kecamatan Subah, Kabupaten Sambas , menghasilkan sekitar 6,5 ton Jagung Pipil Kering. Selasa (29/9/2026).

‎Sambas Times. Polsek Subah, Polres sambas berkomitmen mendorong Swasembada Pangan 2026, hal ini di buktikan dengan dilaksanakannya Panen Jagung Kuartal III sekitar 6,5 ton, Selasa (29/9/2026).

Panen Jagung Kwartal III di lahan tumpang sari seluas 1 hektar milik Khoiri di Dusun Pengapit, Desa Madak, Kecamatan Subah, Kabupaten Sambas , menghasilkan sekitar 6,5 ton Jagung Pipil Kering.
‎
Panen yang berlangsung pukul 09.00 hingga 14.00 WIB itu melibatkan Kapolsek Subah Ipda Maryono, personel Polsek Subah, Koordinator PPL Kecamatan Subah Eko Suryono, pemilik lahan serta tiga orang pemanen.
‎
Kapolsek Subah Ipda Maryono menjelaskan, berdasarkan hasil pengambilan sampel ubinan pada dua plot, masing-masing berukuran 2,5 x 2,5 meter, diperoleh hasil 8,8 kilogram dan 5,9 kilogram.

BACA JUGA:  Kejaksaan Sambas Masuk 10 Besar Nasional PNBP

“Perhitungan tersebut memperkirakan produksi jagung tongkol basah mencapai sekitar 11,76 ton atau setara 6,5 ton jagung pipil kering per hectare, “ujar Ipda Maryono menjelaskan.
‎
‎Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo, melalui Kasihumas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono mengatakan, panen jagung itu untuk mendukung program swsembada pangan pemerintah.

“Iya, panen jagung yang dilaksanakan Polsek subah merupakan bagian dari upaya Polri mendukung ketahanan pangan dan program swasembada pangan nasional, “jelas AKP Sadoko Kosasih Wiyono.
‎
‎Menurutnya, pendampingan tidak berhenti pada proses panen. Bintara penggerak ketahanan pangan desa Madak terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, PPL pertanian dan masyarakat akan mengawal proses pemipilan, pengeringan hingga pemasaran hasil panen.
‎
‎”Hasil panen jagung nantinya akan disalurkan kepada Bulog, sebagai upaya memperkuat cadangan pangan nasional, “terangnya.

BACA JUGA:  DPRD Sambas Kembali Raih KIP Legislatif Terbaik Kalbar 2024

Selanjutnya, ujar AKP Sadfoko Kosasih Wiyono, proses panen jagung kwartal III di seluruh lahan, diperkirakan akan selesai dalam waktu sekitar satu minggu.

Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times

Share :

Baca Juga

Kadistan-KP Musanif pada kegiatan Kampanye Makan Sayur dan Buah

Pemerintahan

Distan-KP Ajak Konsumsi Sayur dan Buah Lokal Sambas
DPRD Kabupaten Sambas

Pemerintahan

DPRD Komunikasikan Pembangunan ke BPJN XX Kalbar
bupati sambas h satono

Pemerintahan

Bupati Satono Dukung Dua Raperda DPRD Jadi Perda
Pangdam XII TPR Mayjen TNI Iwan Setiawan meninjau Satgas Pamtas RI-Malaysia di Kabupaten Sambas

Pemerintahan

Pangdam XII TPR Kunjungi Pos Pamtas RI-Malaysia di Sambas
Komisi III DPRD Kabupaten Sambas melakukan konsultasi ke BPJN Kalbar

Pemerintahan

Komisi III DPRD Sambas Konsultasi ke BPJN Kalbar
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Satono Sambut Kunker Wakapolda di Sambas
dr I Ketut Sukarja Kepala Dinas Parpora Kabupaten Sambas

Pemerintahan

Tingkatan SDM Majukan Pariwisata Kabupaten Sambas
Wakil bupati sambas Fahrur Rofi

Pemerintahan

Wabup Sambas lepas 131 Kendaraan Rally Khatulistiwa Ke Temajok
error: Content is protected !!