Sambas Times. Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sambas menggelar Belajar Bersama Merangkai hantaran Perkawinan Sambas di Museum Daerah, Rabu (8/10/2025).
Pada program belajar bersama itu, Bidang Budaya Disdikbud Kabupaten Sambas menghadirkan Ertin sebagai narasumber degan peserta pelajar sekolah, dari SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi di Kabupaten Sambas.
Kepala Bidang Kebudayaan, Utami Sri Andayani saat membuka kegiatan Belajar Bersama menjelaskan. Tujuan belajar bersama tentang antar pinang pengantin Sambas agar para pelajar memahami adat budaya Kabupaten Sambas.
“Belajar bersama merupakan agenda tahunan Bidang Kebudayaan, dan ini tahun ketiga kegiatan berlangsung. Diharapkan dari kegiatan budaya ini dapat menambah wawasan pelajar Kabupaten Sambas,” harapnya.
Kurator Museum Daerah Sambas, Dr Muriadi menjelaskan, tujuan kegiatan belajar bersama ini untuk memberikan pengetahuan kepada generasi muda kita, khususnya para pelajar di Kabupaten Sambas.
Selain itu, Bidang Kebudayaan juga ingin menyampaikan pentingnya generasi muda mengetahui tentang khasanah budaya daerahnya. Seperti kegiatan belajar bersama merangkai Antar Barang Pengantin Melayu Sambas.
Muriadi mengatakan, agenda ini telah dilaksanakan tiga tahun berturut-turut. Tujuannya agar para pelajar mengetahui prosesi urutan antar barang perkawinan Melayu Sambas.
Dalam kegiatan ini, jelas Dr Muriadi, ia menghadirkan Ertin Maestro Budaya Kabupaten Sambas sebagai narasumber. Serta tokoh perempuan yang memiliki sertifikasi yang cukup banyak, baik di publik speaking.
“Kita menghadirkan Ertin Maestro Budaya sebagai narasumber, karena memiliki sertifikasi budaya, selain itu. Ia juga perempuan inspiratif yang juga ahli dalam tata boga, sehingga bisa menjadi motivasi bagi generasi muda,” tegasnya.

Ertin Maestro Budaya Sampaikan Materi Antar Barang Melayu Sambas.
Ertin narasumber belajar bersama yang dilaksanakan Bidang Kebudayaan menjelaskan. Bahwa ini merupakan tahun ketiga dirinya menjadi narasumber tentang adat istiadat perkawinan Melayu Sambas
Ia mengatakan, dalam belajar bersama yang diikuti para pelajar. Ia menyampaikan materi
rangkaian antar pinang adat perkawinan Sambas, termasuk praktek pembuatan pola-pola barang antaran.
“Materi yang saya sampaikan terkait adat perkawinan Melayu Sambas. Para pelajar merupakan generasi kedepan diajarkan membuat pola Sirih Pengapit, Sirih Sembah, Cikram dan lainnya agar terus lestari,” pungkasnya.
Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















