Sambas Times. Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Sambas mengelar Rapat Koordinasi (Rakor) Operasi Pasar Murah di Aula Sayap Kiri Kantor Bupati Sambas, Kamis (5/3/2026).
Rakor yang digelar merupakan upaya Pemda Sambas dalam menjaga stabilitas harga, serta memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Rakor ini merupakan upaya Pemda Sambas menjaga stabilitas harga, sehingga masyarakat tidak kesulitan mencari Sembako yang dan kebutuhan lainnya.” Kata Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, Ferry Madagaskar.
Sekda menegaskan, pelaksanaan Operasi Pasar Murah merupakan bentuk implementasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2022. Tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP). Melalui kolaborasi antara pemerintah dan mitra usaha.
“Melalui Rakor ini, diharapakan operasi pasar murah yang berlangsung bisa membantu masyarakat. Terutama mendapatkan kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Keagamaan Nasional,” tegasnya.
Sekda mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang telah berkontribusi pada pelaksanaan Operasi Pasar Murah. Karena pada tahun 2025 sebanyak 13.353 paket sembako berhasil dihimpun dan disalurkan kepada masyarakat.
“Semoga paket sembako yang dihimpun tahun ini semakin meningkat jumlahnya. Sehingga kebutuhan sembako yang diharapakan bisa menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” harapnya.
Hermanto Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kabupaten Sambas menjelaskan adanya tren kenaikan harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Idul Fitri.
“Jelang Ramadan dan Idul Fitri selalu ada tren kenaikan harga bahan pokok. Pemerintah Daerah harus hadir di tengah masyarakat. Dengan menghadirkan solusi terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau,” tegasnya.
Adapun mitra yang dilibatkan dalam persiapan OPM berasal dari berbagai sektor. Antara lain perusahaan perkebunan, perbankan, agen gas, SPBU, serta pelaku usaha perdagangan dan ritel di Kabupaten Sambas.
Rakor yang diinisiasi Diskumindag Kabupaten Sambas dihadiri perwakilan TNI, Polri, dan Kejaksaan. Guna memperkuat pengawasan serta memastikan program berjalan transparan dan tepat sasaran.
Penulis: Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















