Sambas Times. Penari Sanggar Motiambuwa, Gorontalo mengikuti pelatihan tari Tanda’ Sambas di Taman Cagar Budaya Benteng Otanaha, Provinsi Gorontalo, Rabu (23/7/2025).
Para penari asal Gorontalo ini dilatih Maestro Kabupaten Sambas, H Yuhendri dan Hj Aklima, pada program misi budaya yang diselenggarakan Balai Pelestarian Wilayah (BPKW) XVII
Kepada Sambas Times, H Yuhendri menjelaskan, latihan tari Tanda’ Sambas dilaksanakan di Objek Wisata Gorontalo untuk memperkenalkan tarian Kabupaten Sambas kepada masyarakat di sana.
Long Hendri sapaan akrabnya menjelaskan, awalnya latihan tari di pusatkan di sanggar tari, karena tujuan kita dalam misi budaya. Maka kita minta kepada panitia agar latihan tari di tempat terbuka, seperti objek wisata.
“Kita mendatangi panitia agar latihan tari dapat dilaksanakan dilokasi objek wisata. Alhamdulillah disetujui, pada saat latihan itu, peserta menggunakan busana daerah dan menarikan Tanda’ Sambas,” ujar H Yuhendri bangga.
Yuhendri menuturkan, ia bersama rekannya Hj Aklima melatih penari Gorontalo tarian Tanda’ Sambas dalam rangka pertukaran budaya, dan komunikasi budaya. Karena tarian ini hampir mirip dan memiliki kebersamaan.
Dikatakan H Yuhendri, semua tarian yang di tampilkan mempunyai kemiripan satu sama lain, tentunya kita sangat bersyukur BPKW XVII berinisiatif menyatukan tarian ini.
“Alhamdulillah kami bisa mengajar dan memperkenalkan Tanda’ Sambas ke Gorontalo, terima kasih panitia pelaksana. Khusus BPKW XVII yang telah memberikan kedapatan menjalin komunikasi budaya melalui tarian,” pungkasnya.
Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















