Sambas Times. DPRD Kabupaten Sambas melalui Komisi II dan Komisi III melakukan Konsultasi ke Balai Pelaksana Penyedia Perumahan (P2P) Kalimantan I Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Jum’at (4/8/2023)
Konsultasi di lakukan dalam rangka sharing informasi, saran dan penjelasan terkait mekanisme dan percepatan realisasi Rumah Tak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Sambas.
Ketibaan Anggota Komisi II dan Komisi III DPRD Kabupaten Sambas di terima Kepala Balai P2P Ir Andy Suganda MT Diruang Rapat Kepala Balai P2P Kalimantan I.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sambas, Trisno SH mengatakan, kunjungan kerja Komisi II dan III DPRD Sambas untuk sharing informasi dan penjelasan terkait mekanisme bantuan rumah yang tak layak huni di Kabupaten Sambas.
“Kami dari Komisi II dan Komisi III DPRD Sambas hadir ke Balai P2P Kalimantan I ini untuk sharing dan memperoleh penjelasan Terkait Mekanisme memperoleh bantuan Rumah yang tak layak huni untuk di kabupaten Sambas” kata Trisno.

Trisno Sampaikan Penanganan RTLH Program BSPS
Trisno mengungkapkan, penanganan RTLH di lakukan melalui program Bantuan Stimulasi Perumahan Swadaya (BSPS). Program BSPS ini didasari Surat Edaran Dirjen Perumahan No.14/SE/Dr/2022 tentang petunjuk teknis penyelenggaraan program BSPS.
Mekanisme pelaksanaan BSPS di lakukan dengan tahap persiapan, perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pengendalian serta pemanfaatan.
Sedangkan Kebijakan syarat rumah layak huni, kata Trisno, haruslah mencakup spesifikasi pencahayaan yang cukup. Serta memiliki ketahanan bangunan dengan standar SNI, luas bangunan yang cukup dan tersedianya sanitasi dan air minum.
“Kita berharap di Sambas dapat segera terealisasi rumah yang layak huni. Dengan spesifikasi yang baik dan nyaman untuk bertempat tinggal,” harap Trisno.
Ia juga menambahkan, penanganan RTLH di Kabupaten Sambas akan sangat membantu masyarakat untuk menempati hunian yang layak. Dan memacu masyarakat untuk melaksanakan pola hidup sehat.
“Percepatan penanganan RTLH ini sangat bermanfaat untuk menghadirkan hunian yang layak bagi keluarga. Serta dapat memacu masyarakat melaksanakan pola hidup yang sehat,” ujar Trisno mengakhiri. (edo).
Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News
















