Sambas Times. Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) membuat terobosan bagi masyarakat, dengan menciptakan Mesin Pulper untuk meningkatkan produktivitas Kopi Harum Manis di Sempadian, Kecamatan Tekarang, Kabupaten Sambas.
Melalui Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), Dosen Poltesa yang diketuai Lang Jagat. Dengan anggota Wilis Widi Wilujeng dan Iman Syahrizal berhasil meningkatkan produktivitas Kelompok Tani (Poktan) Kopi Harum Manis.
Ketua Tim PKM Lang Jagat menjelaskan, PKM dimulai dari bulan Juni dan berakhir Desember 2025, kegiatan melibatkan mitra Poktan Kopi Harum Manis. Seperti menyediakan lokasi pemanfaatan mesin pengupas kulit kopi (pulper).
Termasuk keikutsertaan aktif Poktan Kopi Harum Manis pada setiap sesi pelatihan dan pendampingan. Selain itu, mitra juga bertanggung jawab dalam operasional dan pemeliharaan mesin pasca program.
“Permasalahan utama dihadapi mitra adalah efisiensi kerja, serta mutu biji kopi yang rusak, sehingga Tim PKM Poltesa memanfaatkan mesin pengupas kulit kopi (pulper) pada pelatihannya.” Kata Lang Jaga, Jumat, (19/9/2025) malam.
Menurut Lang Jagat, tim PKM nya telah melakukan efisiensi kerja Poktan, seperti meningkatkan mutu dan nilai jual produk kopi kering, yaitu memanfaatkan mesin pengupas kulit kopi serta pelatihan pengolahan kepada petani kopi.
Ia menegaskan, Poktan Kopi Harum Manis, Desa Sempadian merupakan salah satu kelompok petani kopi potensial di Kabupaten Sambas. Kendala yang dihadapi ialah proses pascapanen, seperti pengupasan kulit kopi.
“Proses manual yang masih digunakan menyebabkan rendahnya efisiensi waktu dan menurunnya mutu hasil kopi. Sehingga berdampak pada produktivitas dan daya saing,” ujarnya menjelaskan.
Mesin Pulper dirancang sesuai kebutuhan dan kapasitas Poktan, seperti meningkatkan produktivitas dan efisiensi produksi. Serta memberikan pelatihan penggunaan dan perawatan mesin.
“Mesin pulper dirancang untuk pemberdayaan mitra. selanjutnya Tim PKM akan menyerahkan aset mesin kepada Poktan. Sehingga membatu peningkatan pendapatan dan keberlanjutan usaha kopi di desa Sempadian,” pungkasnya.
Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News
















