Home / Info Pasar

Jumat, 16 Mei 2025 - 19:01 WIB

Program Brigade Pangan Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Brigade Pangan Subur Tani Desa Sebubus, Kecamatan Paloh menggarap lahan menggunakan Rotavator, Jumat, (16/5/2025).

Brigade Pangan Subur Tani Desa Sebubus, Kecamatan Paloh menggarap lahan menggunakan Rotavator, Jumat, (16/5/2025).

Sambas Times. Program Brigade Pangan (BP) Kementrian Pertanian memberikan dampak signifikan meningkatnya hasil produktivitas padi dan kesejahteraan petani muda Kabupaten Sambas.

Diva Arnindi Manajer BP Subur Tani desa Sebubus, kecamatan Paloh menjelaskan, saat ini pihaknya telah menggarap lahan seluas 232 hektar bersama 15 anggota BP dengan sistem MoU dengan petani setempat.

“Lahan garapan BP bersama 15 anggota seluas 232 hektar telah berhasil digarap menggunakan alat Rotavator seluas 38 hektar dalam waktu 6 hari,“ kata Diva Arnindi, Jumat (16/5/2025).

Ia mengatakan, BP Subur Tani desa Sebubus menggarap lahan menggunakan alat mesin pertanian, berupa Rotavator 1 unit, Traktor Roda 2 sebanyak 2 unit dan semprot Listrik 5 unit, alat-alat ini meningkatkan efisiensi kerja serta hasil panen yang lebih baik.

BACA JUGA:  Operasi Pasar Murah Langkah Bupati Sambas Cegah Inflasi

Menurutnya, program BP berperan merubah generasi muda terhadap profesi petani, karena bertani tidak lagi di anggap sebagai pekerjaan yang tidak menguntungkan, melainkan sebagai peluang bisnis yang menjanjikan.

“Harga gabah semakin stabil, karena bulog membeli dengan harga sesuai HET. Yakni Rp. 6500 perkilonya, tentu ini sebuah kabar terbaik bagi petani,” katanya.

Selain itu, program ini membantu peningkatan hasil pertanian, yang mana sebelumnya harga padi paling tinggi berkisar Rp. 5.500 perkilo naik menjadi Rp. 6.500,“ ujar Diva.

Petani Milenial Apresiasi Program Brigade Pangan

Juliadi Koordinator Petani Milenial Kabupaten Sambas memberikan apresiasi program BP yang digagas Kementrian Pertanian Republik Indonesia, apalagi di Kabupaten Sambas telah terbentuk 80 Brigade Pangan

“Petani Milenial menyambut baik program BP Kementrian Pertanian Republik Indonesia. Alhamdulillah Kabupaten Sambas telah terbentuk 80 BP yang akan mendongkrak peningkatan hasil pertanian,” katanya semangat.

Juliadi juga meyakini, jika berhasil, maka Kabupaten Sambas akan memiliki pengusaha muda di sektor pertanian sebanyak 1200 orang. “Karena 1 BP berjumlah 15 orang, tinggal kali 80 brigade menjadi 1200 orang,” jelasnya.

Ia berharap program ini menjadi langkah gayung bersambut, baik dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah, karena program strategis nasional ini dapat memajukan daerah.

“Program ini akan mendukung kemajuan daerah, khususnya petani milenial sebagai generasi penerus yang sudah beradaptasi dengan sistem teknologi maju,” pungkasnya.

Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Kodim 1208 Sambas menggelar Bazar Sembako Murah jelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijariah

Info Pasar

Kodim 1208 Sambas Gelar Bazar Sembako Murah Jelang Idul Fitri
Aktivitas Dermaga Pasar Sambas yang telah rampung

Info Pasar

Era Satono-Rofi Dermaga Pasar Sambas Rampung
Menjelang Nataru Pedagang Kembang Api mulai berjualan di pasar Sambas

Info Pasar

Pedagang Kembang Api Mulai Berjualan di Pasar Sambas
Ketua MABM Kabupaten Sambas Misni Safari

Info Border

Ketua MABM Sambas Kunjungi Stand UMKM di PLBN Aruk
Tebas

Info Pasar

Desa Pusaka Olah Kayu Sappang Jadi Teh Herbal
Aktivitas panen Padi Kelompok Tani Dare Nandong, Kecamatan Sebawi.

Info Pasar

Harga Gabah Padi Mulai Naik Pasca Kenaikan BBM
Ramli menjelaskan teknik modifikasi jeruknya menjadi Jeruk Moraga kepada Bupati Sambas Satono dan Kadistan KP Musanif

Info Pasar

Kembangkan Jeruk Moraga, Ramli Raup Cuan 12 Jutaan Perbulan
Kelompok Tani Dare Nandung

Info Pasar

Pertama di Kalbar, Launching Penyerapan Beras dan Gabah di Semparuk
error: Content is protected !!