Home / Budaya

Senin, 17 Oktober 2022 - 22:16 WIB

Tan Aminardi Pimpin DPC MABM Kecamatan Sambas

Misni Safari Ketua MABM Kabupaten Sambas mengukuhkan DPC MABM Kecamatan Sambas, Senin (17/10/2022) malam di Pasar Tradisional Kartiasa.

Misni Safari Ketua MABM Kabupaten Sambas mengukuhkan DPC MABM Kecamatan Sambas, Senin (17/10/2022) malam di Pasar Tradisional Kartiasa.

Sambas Times. Dewan Pengurus Cabang Majelis Adat Budaya Melayu (DPC MABM) Kecamatan Sambas Periode 2021-2026 dikukuhkan Ketua MABM Kabupaten Sambas Misni Safari, Senin (17/10/2022) malam di Pasar Tradisional Kartiasa.

Pengukuhan DPC MABM Kecamatan Sambas dihadiri Anggota DPRD Kalbar H Subhan Nur, Tokoh Masyarakat Kabupaten Sambas Ir H Burhanuddin A Rasyid, Kabid Kebudayaan Disdikbud Kabupaten Sambas, serta undangan penting lainnya.

Tan Aminardi Ketua DPC MABM Kecamatan Sambas mengucapkan terima kasih diamanatkan memimpin DPC MABM Kecamatan Sambas., serta berkomitmen memajukan MABM di Kecamatan Sambas.

“Pelestarian adat istiadat budaya Melayu Kabupaten Sambas harus terus dilakukan, termasuk tangkai lomba persiapan Festival Seni Budaya Melayu (FSBM) nantinya,” kata Tan Aminardi.

Dewan Penasehat MABM Kabupaten Sambas H Subhan Nur dalam sambutannya menyampaikan sejarah berdirinya MABM yang bertujuan mengangkat identitas Melayu.

BACA JUGA:  Warga Sungai Dungun Gotong Royong Dirikan Tiang Panjat Pinang

“Saya yakin DPC MABM Kecamatan Sambas yang merupakan orang-orang yang berkomitmen mengangkat budaya Melayu dapat memantapkan niat mengangkat harkat dan martabat Melayu,” jelas Subhab.

Ketua Komisi IV DPRD Kalbar ini berharap MABM Kabupaten Sambas dapat mengangkat kembali peradaban Melayu ditengah maraknya pengaruh luar yang cepat berkembang di masyarakat.

Ketua DPD MABM Kabupaten Sambas Misni Safari
mengucapkan selamat dilukuhkannya DPC MABM Kecamatan Sambas serta berharap kehadiran DPC MABM Kecamatan Sambas dapat melestarikan budaya Melayu Sambas.

“MABM bertugas menjaga khasanah Malayu, dan menjaga adat istiadat Melayu, termasuk pelestarian permainan tradisional budaya tempo dulu sehingga tetap lestari,” ujar Ketua MABM Kabupaten Sambas Misni Safari.

Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas H Mufizar mengapresiasi organisasi MABM dalam pelestarian budaya Melayu Sambas.

BACA JUGA:  Uray Riza Sampaikan Sekapur Sirih Sejarah Kesultanan Sambas

“Banyak budaya tak benda harus di lestarikan, dengan hadirnya MABM tentu pelestarian budaya kita harapkan dapat kembali berkembang dilingkungan masyarakat,” ujar H Mufizar.

Bidang Kebudayaan Disdikbud Kabupaten Sambas sangat mendukung pelestsrian budaya oleh MABM Kabupaten Sambas, serta mengucapkan selamat dilukuhkannya DPC MABM Kecamatan Sambas.

Ketua MABM Kabupaten Sambas periode pertama Ir H Burhanudin A Rasyid dalam sambutannya menjelaskan adat budaya Melayu yang berlandaskan adat dan syara, serta menjelaskan makna saprahan yang merupakan adat budaya Melayu Sambas.

“Mari bersama kita jaga adat istiadat Budaya Melayu Sambas, salah satu ciri orang Melayu Sambas tempo dulu pasti bisa mengaji, dan ini harus di pertahankan, sehingga Melayu tidak hilang ditelan jaman,” pesannya. (edo)

Share :

Baca Juga

Dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Sambas

Budaya

Disdikbud Kabupaten Sambas Gelar Seminar Budaya
Fransiskus Ason Anggota DPRD Provinsi Kalbar saat melihat koleksi senjata Museum Khasanah Melayu Sambas.

Budaya

Fransiskus Ason Kagum Koleksi Museum Khasanah Melayu Sambas
Kurator Museum Daerah Sambas Muriadi

Budaya

Kurator Museum Daerah Terima Kunjungan 36 Siswa SD Islam Terpadu Ya Bunayyah
Misni Safari melantik pengurus MABM Kecamatan Jawai Selatan,

Budaya

Misni Lantik Ketua MABM Kecamatan Jawai Selatan
Ketua MABM Misni Safari beserta pengurus mengabdikan moment bersama tim kesenian di Dusun Sebadi

Budaya

MABM Siapkan Seni dan Budaya Sambas ke Sarawak, Malaysia
MUSEUM SUBHAN NUR

Budaya

PKMS Malaysia Kunjungi Museum Subhan Nur
Ketua MABM Kabupaten Sambas Misni Safari

Budaya

MABM Harap Hari Jadi Kabupaten Sambas Semakin Maju
Anggota DPRD Kalbar H Subhan Nur

Budaya

Subhan Nur Apresiasi 165 Pelajar Kunjungi Museum Khasanah Melayu
error: Content is protected !!