Sambas Times. Gelar Kenduri yang digagas Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kecamatan Paloh merupakan upaya pelestarian budaya Melayu Kabupaten Sambas.
Ketua Penasehat MABM Kabupaten Sambas H Subhan Nur memberikan apresiasi Gelar Kenduri yang digagas MABM Kecamatan Paloh di Desa Tanah, karena ini bentuk pelestarian Budaya Melayu.
“Gelar Kenduri merupakan upaya pelestarian budaya Melayu Kabupaten Sambas, dan ini patut kita apresiasi,” kata Anggota DPRD Kalbar dari Fraksi Nasdem ini menegaskan.
Ketua Komisi IV DPRD Kalbar yang juga Budayawan Kabupaten Sambas ini sangat mendukung Gelar Kenduri. Dengan harapan bisa berlanjut di tahun-tahun berikutnya.
“Sebagai wakil rakyat kita dukung kegiatan Budaya Melayu ini, selain bentuk pelestarian. Ini juga bagian dari upaya membesarkan budaya Melayu Kabupaten Sambas,” tegasnya.
Ketua MABM Kabupaten Sambas Misni Safari menyambut baik Gelar Kenduri DPC MABM Kecamatan Paloh. Yang mengundang pengurus Kecamatan dari Kabupaten maupun Kecamatan Teluk Keramat.
“Gelar Kenduri menghadirkan seni budaya Melayu, yaitu tari Radat dan Japin. Dan berbagai seni budaya yang disampaikan melalui pantun, sehingga seni budaya tetap lestari,” sebut Misni.
MABM Kabupaten Sambas mengucapkan terima kasih atas gagasan yang digelar DPC MABM Kecamatan Paloh, diharapkan bisa menjadi event tahunan.
“Terima kasih kepada MABM Kecamatan Paloh menggagas Gelar Kenduri, harapan kita bisa menjadi event tahunan MABM,” harapnya. (edo)















