Sambas Times. Pihak PT Rihlah Assofa Amanah, Jakarta menegaskan. Terlantarnya jamaah umrah Kabupaten Sambas yang viral merupakan ulah travel bodong yang mencatut nama travelnya.
“PT Rihlah Soffa Amanah tidak memiliki perwakilan luar daerah. Sehingga kita kaget saat mendapat kabar ada jamaah terlantar yang mengatasnamakan PT Rihlah,”. Ujar Leni Marketing PT Rihlah, Sabtu (25/3/2023) saat konfirmasi via seluler.
Leni menegaskan, saat ini direktur PT Rihlah Assofa Amanah masih dalam perjalanan pulang dari Mekkah, dan akan memberikan klarifikasi langsung melalui siaran press.
“Saat ini kita masih menunggu Direktur PT Rihlah Assofa Amanah tiba di Indonesia. Beliau sedang dalam perjalanan pulang dari umrah, kita tunggu press release nya,” tegas Leni.
Sehubungan dengan beredarnya video dan berita tentang jemaah umrah Kabupaten Sambas yang terlantar di bekasi. Dengan ini kami menyatakan bahwa kejadian tersebut tidak ada hubungan dengan PT Rihlah Assofa Amanah.
“PT. Rihlah tidak memiliki agen, perwakilan dan cabang selain yang kami laporkan kepada Kementrian Agama (Kemenag) pada Aplikasi Umrah Cerdas,” jelasnya.
Ia menegaskan, pihaknya tidak segan-segan mengambil tindakan hukum terhadap oknum-oknum Bernama Erna dan Firman Center Indonesia yang mengaku sebagai perwakilan PT Rihlah Assofa Amanah.
Dalam setiap bulan, PT Rihlah ada 3-7 kali keberangkatan. Dengan jumlah jamaah antara 35 hingga 200 jamaah sekali keberangkatan, dan jikalau ada agen marketing kita di daerah itu terdaftar namanya diaplikasikan umrah cerdas.
“Tunggu hasil press release yang akan disampaikan direktur, nanti akan kita kirimkan video realis nya kepada media di Sambas,” pungkasnya. (edo)
Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News
















