Home / Budaya

Sabtu, 13 Agustus 2022 - 07:32 WIB

Urai Riza Apresiasi Dialog Interaktif Budaya

Urai Riza Fahmi Sekretaris Kesultanan Sambas.

Urai Riza Fahmi Sekretaris Kesultanan Sambas.

Sambas Times. Urai Riza Fahmi Sekretaris Kesultanan Sambas mengapresiasi Dialog Interaktif Budaya yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sambas.

“Dialog interaktif budaya yang memperkenalkan sejarah patut diapresiasi, dan Alhamdulillah ia bersama Dr Sunandar SH M Hum dipercaya menjadi narasumber,” kata Urai Riza Fahmi, Jumat (12/8/2022) di Halaman SMAN 1 Sambas.

Budaya daerah harus terus di lestarikan, hal ini sesuai dengan pepatah Melayu, tak akan hilang Melayu ditelan jaman.” Agar budaya tidak hilang ditelan jaman, mulai sejak dini budaya dijadikan kebiasaan kepada anak-anak kita,” ajaknya.

BACA JUGA:  Dapat Bantuan AC, Misni Ucapkan Terima Kasih Kepada PT Bank Kalbar

Menurutnya, untuk pelestarian budaya harus dimulai dari keluarga, caranya dengan memperkenalkan budaya kepada mereka, sehingga jadi kebiasaan. Seperti panggilan yang akrab di Kabupaten Sambas dan menjadi kebiasaan sehari-hari, ada Along, Angah, Ude dan Usu.

Sedangkan untuk makan, kita harus membiasakan anak-anak kita makan bersaprah di rumah, tujuannya agar mereka turut melestarikan kebudayaan di kehidupan sehari-hari, serta mengetahui bahwa budaya di Sambas ini sangat kental sekali.

“Saat ini permainan anak-anak sudah banyak yang hilang. Bahkan terus berkurang, kita berharap, melalui Undang-undang Nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan di Sekolah Dasar (SD). Permainan anak-anak bisa bangkit kembali,” harapnya.

BACA JUGA:  MABM Agendakan Festival Ngamping se Kabupaten Sambas

Urai Riza yang juga Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parpora) Kabupaten Sambas menegaskan. Untuk pendidikan di sekolah, sebaiknya olahraga bisa disatukan dengan permainan rakyat, tujuannya agar tetap lestari.

“Kita memberikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Dirjen Kebudayaan yang telah menggelar Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) dengan mempertandingkan permainan-permainan rakyat yang saat ini sudah jarang dimainkan masyarakat kita,” ujarnya, seraya berharap budaya menjadi ikon sehingga bisa dikenal dunia. (Hen)

Share :

Baca Juga

Pulang Memulangkan

Budaya

Belajar dan Praktek Pulang – Mulangkan Warisan Tak Benda Kabupaten Sambas
Subhan Nur Ketua Dewan Penasehat MABM Kabupaten Sambas pada rapat persiapan peresmian Rumah Melayu Sambas

Budaya

Subhan Nur : Layak Disebut Rumah Melayu Berkemajuan
MABM Kabupaten Sambas mengabadikan momen foto bersama Kelompok Zikir Maulud

Budaya

MABM Mantapkan Persiapan Mubes Persatuan Zikir Maulud Kabupaten Sambas
Persiapan Festival Sampan Hias untuk menyukseskan Napak Tilas Terusan Semparuk pada hari Kamis 24 Agustus 2023 besok.

Budaya

Napak Tilas Terusan Semparuk Besok Dirangkai Festival Sampan Hias
Festival Merindu Keris

Budaya

Farli : Berharap Festival Merindu Keris Event Tahunan
Desa Tengguli

Budaya

Perahu Hias Semarakkan Festival Turun Sungai Berobat Kampong Desa Tengguli
Fransiskus Ason Anggota DPRD Provinsi Kalbar saat melihat koleksi senjata Museum Khasanah Melayu Sambas.

Budaya

Fransiskus Ason Kagum Koleksi Museum Khasanah Melayu Sambas
Acara Beppapas Rumah Melayu yang dilaksanakan Pemda Sambas dan MABM

Budaya

Sebelum Peresmian, Pemda dan MABM Beppapas Rumah Melayu
error: Content is protected !!