Sambas Times. Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan membuka secara resmi audit kasus Stunting Kabupaten Sambas tahun 2022, di aula salah satu hotel Kabupaten Sambas, Kamis (8/9/2022).
Audit Stunting dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sambas melalui P3AP2KB Kabupaten Sambas bersama BKKBN Provinsi Kalimantan Barat dihadiri Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi.
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan berharap kepada tim yang melaksanakan penelitian atas kasus stunting bisa mengatasi masalah tersebut
“Melalui kegiatan hari ini. Saya berharap tim yang melaksanakan penelitian terkait stunting di lapangan nantinya bisa menangani masalah tersebut dengan bekal yang telah diberikan,” ucap Ria Norsan.
Dirinya meminta seluruh stakeholder untuk ikut bekerjasama terlibat dalam menurunkan stunting di Kabupaten Sambas.
“Perlu kerjasama semua stakeholder untuk mengatasi masalah stunting di Kabupaten Sambas sehingga bisa mengalami penurunan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi mengatakan. Bahwa beberapa terakhir ini Kabupaten Sambas menjadi salah satu Kabupaten dengan angka stunting tertinggi nomor 4 di Kalimantan Barat.
“Berdasarkan Perpres nomor 72 tahun 2022. Target yang harus dicapai 14 persen dan dari data terakhir tahun 2021 mencapai 32,6 persen, dan menjadikannya nomor 4 tertinggi di Kalimantan Barat,” ujarnya.
Ia mengajak semua pihak, agar angka stunting tersebut bisa menurun sebesar 18,6 persen dalam jangka waktu 3 tahun kedepan.
“Saya berharap, angka stunting ini bisa mengalami penurunan dalam waktu 3 tahun kedepan sebesar 18,6 persen. Dan perlu kerjasama semua pihak untuk mewujudkannya” ajaknya. (Dra)














