Sambas Times. Tingginya curah hujan, disertai meluapnya air sungai menyebabkan 667 rumah warga Desa Tempapan Hulu, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas terendam banjir.
Kepala Desa Tempapan Hulu Asmanto menyampaikan, kondisi banjir semakin tinggi, belum ada tanda-tanda akan turun, dikarenakan hujan lebat masih terjadi.
“Ketinggian air yang masuk kedalam rumah berkisar 30 hingga 40 Centi Meter. Untuk kondisi jalan 80 persen terendam air,” kata Kades Tempapan Hulu Asmanto mengabarkan.
Dari pendataan lapangan, jelasnya, ada dua dusun yang banyak rumah terendam banjir. Diantaranya Dusun Semanas 387 rumah dari 9 rt, dan Dusun Dadau 280 rumah dari 5 rt.
“Total rumah warga yang terendam banjir di dua dusun tersebut 667 rumah. Dan ini sifatnya baru laporan sementara, semoga hujan cepat berhenti dan banjir cepat surut,” harapnya.

Namun demikian, hingga saat ini belum ada warga yang mengungsi, dan warga berinisiatif membuat panggung didalam rumah untuk mengantisipasi kondisi banjir yang terus naik.
“Kami berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait dapat meninjau dan membantu logistik untuk warga, hingga saat ini curah hujan masih tinggi, dan air masih belum surut,” bebernya. (edo)
















