Sambas Times. Danrem 121 Alambhana Wanawai (Abw) Brigjen TNI Luqman Arief, melakukan penanaman 1000 pohon Mangrove, di Desa Penjajab, Kecamatan Pemangkat, Rabu (06/12/2023).
Penanaman Mangrove penanggulangan bencana banjir, perubahan iklim dan cuaca global di lakukan serentak se Indonesia. Danrem 121/Abw di dampingi Dandim 1208/ Sambas, Letkol Czi Priyo Hindrarto
Brigjen TNI Luqman Arief mengatakan, penanaman tersebut guna memberikan edukasi kepada masyarakat, untuk melestarikan dan menjaga ekosistem di pesisir pantai.
“Ini kita lakukan untuk pencegahan banjir, pencegahan abrasi dan menjaga biota laut Pantai Penjajab, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas,” ucap Danrem.
Ia mengajak masyarakat desa Penjajab untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam. Karena jika bencana terjadi, masyarakat sendiri yang merasakannya.
“Mari kita sama-sama menjaga tanaman mangrove yang di tanam. Kita disini berikhtiar dan berusaha mencegah terjadinya bencana tersebut,” imbaunya.
Dandim 1208 Sambas Letkol Czi Priyo Hindrarto mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam mensukseskan penanaman 1000 mangrove di Pantai Penjajab.
“Alhamdulillah ini terlaksana dengan baik, terima kasih kepada Pemda dan pihak yang terlibat. Semoga ini bisa terus berlanjut kemudian hari,” harapnya.
Dia mengingatkan, tanaman mangrove tersebut tidak bisa di jaga sendiri namun perlu sinergitas masyarakat untuk menjaganya.
Kapolres Sambas, AKBP Sugiyatmo mengatakan perlunya sinergitas semua pihak agar turut bersama-sama menjaga kelestarian alam.
“Saya menghimbau masyarakat, untuk menjaga tanaman mangrove ini. Apabila ada yang merusak maka akan di kenakan sanksi,” imbaunya.
Penanaman tersebut juga turut diikuti Forkopimda, Assisten 1 Setda Sambas Septiza, Unsur TNI/Polri, Ormas, Pengusaha, dan Pelajar.
Penulis : Riskiyansyah | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News
















