Home / Peristiwa

Minggu, 27 Oktober 2024 - 20:39 WIB

Pencarian Korban Tenggelam di Muara Pemangkat Dihentikan

Pencarian korban oleh tim SAR Gabungan diperairan Pemangkat, Minggu (27/10/2024).

Pencarian korban oleh tim SAR Gabungan diperairan Pemangkat, Minggu (27/10/2024).

Sambas Times. 7 Hari pencarian korban tenggelam dihentikan Tim SAR Gabungan, Sebelumnya korban tenggelam, Minggu 20 Oktober 2024 di Muara Pemangkat, tepatnya, Kalang Bau, Jawai Selatan.

Koordinator Pos Basarnas Sintete, Zulhijah mengatakan, Tim SAR Gabungan melakukan pencarian selama tujuh hari berturut-turut. Dengan menyusuri area sekitar dan memperluas pencarian, namun korban tidak ditemukan.

“Tim SAR gabungan resmi menutup pencarian terhadap korban yang tenggelam Muara Pemangkat, tepatnya areal Kalang Bau, Jawai Selatan” kata Zulhijah.

Menurutnya, penutupan operasi SAR tersebut tentu melalui evaluasi bersama sesuai kesepakatan bersama pihak keluarga dan tim SAR Gabungan melalui berita acara.

Ia mengatakan Tim SAR gabungan telah melakukan pencarian selama tujuh hari sejak korban dilaporkan hilang tenggelam di perairan Kalang Bau. Jawai Selatan dan korban dinyatakan hilang.

BACA JUGA:  Bupati Satono Launching Senam PKK dan Launching Lagu PKK

Dalam pencarian korban, lanjut dia, tim SAR Gabungan sudah semaksimal mungkin dengan menyelusuri dimana korban pertama kali tenggelam serta memperluas lokasi pencarian.

“Pencarian telah dimaksimalkan hingga hari ketujuh, namun memang tidak ada tanda-tanda signifikan penemuan korban,” katanya.

Ia menyampaikan permintaan maaf kepada pihak keluarga apabila masih terdapat kekurangan dalam pencarian ini serta turut berduka atas kejadian ini.

“Kami akan terus melakukan pemantauan dan informasi. Apabila ada tanda-tanda penemuan di lain hari, maka operasi SAR akan dibuka kembali,” katanya.

BACA JUGA:  Pengamanan Nataru, Polres Sambas Gandeng Lintas Sektor

Diketahui sebelumnya, bahwa pada Minggu, 20 Oktober 2024 kapal bersama tiga orang nelayan sedang berlayar bermuatan ikan yang rencananya akan menuju Pelabuhan Penjajab Pemangkat.

Saat tiba di Perairan Pulau Kalang Bau, kapal di terjang cuaca buruk dan gelombang tinggi. Hingga air memasuki bagian dalam kapal yang menyebabkan mesin mati dan tenggelam.

“Pada peristiwa itu, 1 orang ABK berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ketepian. Namun 2 orang korban tenggelam, yaitu Idang dan Bimo hingga saat ini masih belum ditemukan,” tutupnya.

Penulis : Jaynudin | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Muraizi Ketua Pokdarwis Tanjung Api

Peristiwa

Pokdarwis Tanjung Api Harapkan Infrastruktur dan Penerangan Wisata
Pengurus Pokdarwis Tanjung Api foto bersama mahasiswa/i Poltesa

Pendidikan

Pokdarwis Tanjung Api Lepas Mahasiswa Magang Poltesa
Tanam 1000 Mangrove

Peristiwa

BPSPL dan Kwarda Kalbar Tanam 1000 Mangrove di Temajuk
Polres Sambas

Peristiwa

Cegah Karhutla, Polres Sambas Gelar Ops Kewilayahan Bina Karuna-2023 Tahap I
Dosen Poltesa Hikmah

Peristiwa

Dosen Poltesa Sampaikan Materi Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata
Poktan Dare Nandung

Peristiwa

Poktan Dare Nandung Semparuk Panen Raya Padi Unggul Invari 36
Peserta Bimtek DMPG dan Tenaga Penghubung Provinsi mengabadikan momen bersama di Bogor, Jawa Barat.

Peristiwa

Pemuda Peduli Gambut Ikuti Bimtek DMPG di Bogor
Kebakaran di Kecamatan TEBAS

Peristiwa

Kebakaran Rumah di Tebas, Satu Warga Meninggal Dunia
error: Content is protected !!