Home / Pemerintahan

Senin, 14 April 2025 - 12:19 WIB

Bupati Satono Terima Audensi Panitia Pemekaran KSU

Sambas Times. Bupati Sambas Satono menerima audensi Panitia Pemekaran Kabupaten Sambas Utara (PPKSU) di Ruang Rapat Bupati Sambas, Senin (14/4/2025).

Wakil Bupati Sambas, Heroaldi, Sekda Sambas, Ferry Madagaskar, Asisten Pemerintahan dan Kepala Inspektorat Kabupaten Sambas turut mendampingi Bupati Sambas dalam audensi tersebut.

Ketua PPKSU Misni Safari dalam audensi itu menjelaskan sejarah terbentuknya panitia KSU yang telah berjalan sejak tahun 2006. Dengan beberapa kali berganti ketua dan pengurus hingga tahun 2025.

“Tujuan audensi untuk meminta dukungan Bupati Sambas bersama Ketua DPRD untuk percepatan Daerah Otonomi Baru (DOB) yang masih kurang tanda tangan bupati bersama DPRD,” ujar Misni Safari.

Wakil Bupati Sambas Heroaldi menyambut baik wacana pemekaran wilayah, ia mengibaratkan bagaimana anak ingin mandiri dan lepas dari orang tuanya. Namun orang tua tetap melihat kesiapan anak dalam berumah tangga.

BACA JUGA:  Ketua DPW Nasdem Ajak Pengurus Partai Solidkan Barisan

“Untuk keluar dari rumah tangga, tentunya orang tua ingin melihat kesiapan anak, apakah nantinya menjadi beban atau berkembang. Walaupun telah memenuhi persyaratan untuk berumah tangga,” jelasnya.

Hero menegaskan, saat ini pemerintah pusat masih melakukan moratorium, namun kita perlu bersiap diri memenuhi kelengkapan persyaratan. Sehingga persyaratan administrasi telah siap saat moratorium dibuka.

“Perlu pemberkasan kembali persyaratan DOB KSU, sehingga pemerintah daerah bisa bersama-sama dalam memenuhi persyaratan menjadi DOB.” Ujar Wakil Bupati Sambas menjelaskan.

Perlu Kajiann Persyaratan DOB KSU

Bupati Sambas Satono menyambut baik audensi PPKSU, dalam kesempatan itu Bupati Satono menyampaikan berbagai kepentingan dari pemekaran, baik sisi politiik, keamanan, ekonomi dan kepentingan daerah lainnya.

BACA JUGA:  Pemda Sambas Gelar Outbond Antar OPD Meriahkan HUT RI ke-78

“Perlu kajian persyaratan DOB, baik dari sisi pemetaan luas wilayah, jumlah penduduk, pertahanan keamanan. Ekonomi dan kelengkapan lainnya, terutama kepentingan politik,” kata Bupati Sambas Satono memberikan motivasi.

Bupati mengatakan ia siap menandatangani pemekaran KSU, namun alangkah baiknya dilakukan kajian dahulu. Karena tanda tangan Bupati juga ada masa waktunya, sehingga ini harus menjadi perhatian panitia.

“Tanda tangan bupati itu ada masa waktunya, sehingga diperlukan kesiapan panitia dalam pemberkasan, termasuk kajian, serta dukungan lainnya dalam percepatan pemekaran KSU,” pesannya.

Usai audensi, Ketua PPKSU Misni Safari bersama panitia menyerahkan berkas persyaratan DOB KSU didampingi Wakil Bupati Sambas Heroaldi, Sekda Sambas Ferry Madagaskar, serta pejabat terkait.

Penulis : Muhammad Ridho

Share :

Baca Juga

Seminar Internasional

Pemerintahan

101 Peserta Ikuti Seminar International dan Upgrading Dai di Sambas
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Sambas Kukuhkan FKUB Kabupaten Sambas
Reses Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar

Pemerintahan

Reses di Paloh dan Tangaran, Prabasa Serap Aspirasi. Masyarakat
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Gebyar Pelayanan Adminduk Dibuka Resmi Bupati Sambas
Desa Semata

Pemerintahan

Desa Semata Gelar Musdes Penyusunan RKPDes 2026
Polres Sambas

Pemerintahan

Kapolres Sambas Ground Check dan Penanggulangan Titik Api di Batu Makjage
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Satono, Aster dan Dandim Tinjau Jalan Lingkar Lumbang
DPRD Kabupaten Sambas

Pemerintahan

DPRD Sambas Jaring Informasi Strategis Tingkatkan PAD
error: Content is protected !!