Home / Pemerintahan / Religi

Jumat, 11 Agustus 2023 - 20:41 WIB

Bupati Sambas Kukuhkan FKUB Kabupaten Sambas

Bupati Sambas Satono mengukuhkan Pengurus FKUB Kabupaten Sambas, Jumat (11/8/2023) di Aula Utama Kantor Bupati Sambas.

Bupati Sambas Satono mengukuhkan Pengurus FKUB Kabupaten Sambas, Jumat (11/8/2023) di Aula Utama Kantor Bupati Sambas.

Sambas Times. Bupati Sambas Satono mengukuhkan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sambas periode 2023 – 2028 di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Jumat (11/8/2023).

Pengukuhan tersebut mengangkat tema “Membangun harmoni dan kerukunan di bumi Sambas Berkemajuan”. Dan sebelumnya telah dilaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) bersama pengurus FKUB.

Bupati Sambas Satono dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada pengurus FKUB Kabupaten Sambas yang baru, ia berpesan agar FKUB bekerja secara maksimal.

“Saya bersama Forkopimda mensupport FKUB. Yang jelas kerjakan tugas dan fungsi sesuai kemampuan, dan terima kasih telah menyumbangkan tenaga dan pikiran,” ucapnya.

Bupati berpesan kepada pengurus FKUB Kabupaten Sambas untuk memaksimalkan fungsi dari penyuluh agama di Kabupaten Sambas.

“Kita punya penyuluh agama yang harus di fungsikan dengan maksimal, baik dari penyuluh Pemda maupun penyuluh Kemenag untuk memecahkan masalah keagamaan di masyarakat,” pesannya.

BACA JUGA:  Bupati Sambas Tinjau Jembatan Putus di Desa Tebas Sungai

Orang nomor satu di Kabupaten Sambas itu mengatakan, tujuan pembangunan Indonesia seutuhnya. Yaitu menjadikan Indonesia yang bermartabat, yang kokoh dan tangguh mulai dari perbatasan.

Dihadapkan dengan pesta demokrasi di tahun depan, Bupati mengingatkan agar kerukunan antar umat beragama harus dijaga dan perlu dirawat.

“Kita ingin memang Sambas itu selalu aman, damai, tentram apapun warna kulit kita, ras kita, agama kita, dan partai politik kita harus kedepankan harmonisasi,” pesannya.

Kemenag Harap FKUB Dapat Menjaga Kerukunan Beragama

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sambas, H Mahmud Jayadi berharap pengurus FKUB Kabupaten Sambas dapat menjaga kerukunan beragama.

“Mudah-mudahan dengan FKUB baru ini, bapak ibu bisa bekerja dengan baik untuk bisa mewujudkan kerukunan dan harmoni kehidupan umat beragama di Kabupaten Sambas,” ucapnya.

BACA JUGA:  Muda Mahendrawan Sapa Pemuda Pemudi Sambas

Mahmud Jayadi mengutip perkataan Abdurrahman Wahid bahwa Indonesia sudah berpancasila tanpa nama kurang lebih 500 tahun.

“Pada masa Kerajaan Majapahit sudah di putuskan bahwa Indonesia telah hidup rukun dalam keanekaragaman. Yaitu berpancasila tanpa nama dalam sebuah semboyan bhinneka tunggal ika,” kutipnya.

Kerukunan itu dinamis, menurut Kepala Kemenag Sambas, maka perlu penguatan terhadap FKUB dan membantu program dari Kemenag RI.

“Apa yang telah digagas Menteri Agama bukannya agama yang dimoderasi, tapi pemikiran dan pemahaman kita bermoderat ditengah-tengah keanekaragaman.” Jelasnya.

Kepala Kemenag berpesan agar pengurus FKUB menjadi panutan, menjadi mediator bukan provokator. “Menjadi katalisator yaitu menjadi pendengar baik di masyarakat, serta mencarikan solusi terhadap permasalahan,” pungkasnya. (Ris).

Share :

Baca Juga

H Mufizar, Anggota DPRD Provinsi Kalbar

Pemerintahan

Mufizar Reses Tampung Curhatan Masyarakat
Desa Sebangun

Pemerintahan

Desa Sebangun Outdoor Ikuti Pelatihan LKD di Pantai Samudera Indah
Ketahanan Pangan

Pemerintahan

Desa Mekar Sekuntum Panen Jagung Dukung Swasembada Pangan
MUI Kabupaten Sambas

Religi

MUI Ajak Jaga Keamanan dan Ketertiban Kabupaten Sambas
Sekda Sambas Fery Madagaskar bersama Kapoksahli Pangdam

Pemerintahan

Sekda Sebut TMMD Bantu Sejahterakan Masyarakat
Anggota Komisi IV DPR RI Maria Lestari pada kegiatan Dialog Jaga Pangan

Pemerintahan

Komisi IV DPR RI Dorong Kemajuan Sektor Pertanian Kalbar
Sunatan Masal

Kesehatan

Pemda, TP-PKK dan Baznas Gelar Sunatan Massal di SDN 1 Sekura
Ketua DPRD Sambas Abu Bakar

Pemerintahan

BK DPRD Sambas Siap Emban Tugas
error: Content is protected !!