Home / Hukum / Pemerintahan / Pendidikan

Selasa, 26 Agustus 2025 - 11:06 WIB

HMKS Kawal Aduan Pencemaran Sungai Sejangkung ke Polda Kalbar

HMKS bersama Kades Kecamatan Sejangkung saat melaporkan aksi pencemaran Sungai Sambas ke Polda Kalbar, Senin (25/8/2025).

HMKS bersama Kades Kecamatan Sejangkung saat melaporkan aksi pencemaran Sungai Sambas ke Polda Kalbar, Senin (25/8/2025).

Sambas Times. Himpunan Mahasiswa Kecamatan Sejangkung (HMKS) akan mengawal aduan pencemaran Sungai Sejangkung akibat Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) ke Polda Kalbar. Senin (25/8/2025).

Ketua Umum HMKS, Alfi menjelaskan, sebelumnya HMKS turut serta bersama 12 Kepala Desa se Kecamatan Sejangkung membuat laporan pencemaran sungai akibat PETI yang telah berlangsung hampir 5 bulan.

“Kami akan mengawal pengaduan ini hingga ada tindakan nyata dari aparat kepolisian. Ini bukan hanya masalah pencemaran lingkungan, tapi menyangkut kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Alfi, Selasa (26/8/2025).

Ia menegaskan, Pengaduan ini merupakan langkah serius menuntut penegakan hukum terhadap para pelaku. Karena dampaknya telah merusak lingkungan dan merugikan masyarakat.

“Ya, pengaduan ke Polda Kalbar diharapkan ada tindakan tegas yang bisa menghentikan aktivitas PETI. Karena pencemaran sungai sudah sangat luar biasa, juga berdampak pada kesehatan masyarakat,” tegasnya.

HMKS berharap, Polda Kalbar menjadi pintu masuk investigasi cepat menyikapi laporan 12 Kades. Dengan aksi langsung ke lapangan, tepatnya lokasi aktivitas PETI, mengumpulkan bukti dan menangkap pelaku PETI.

“Aksi 12 kades ini menunjukkan keseriusan masyarakat Sejangkung dalam mempertahankan lingkungan mereka dari kerusakan yang terus meluas. Apalagi sungai merupakan sumber utama masyarakat,” ujarnya.

HMKS bersama Kades Kecamatan Sejangkung foto bersama usai membuat laporan ke Polda Kalbar, Senin (25/8/2025).

Ia mengatakan, laporan Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Sejangkung ke Polda Kalbar sebagai bentuk keresahan mendalam yang dirasakan warganya.

“Sungai Sambas adalah sumber kehidupan masyarakat. Sebagian besar masyarakat Sejangkung bermukim ditepian sungai, sehingga ini harus menjadi perhatian Polda Kalbar,” pintanya.

Sebagai elemen mahasiswa Kecamatan Sejangkung yang menimba ilmu di Pontianak. HMKS berkomitmen terus mengawal dan mendesak Polda Kalbar segera menyikapi laporan 12 Kades dengan aksi turun langsung ke lokasi PETI.

Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Suasana Malam Resepsi Kenegaraan Peringati HUT RI ke-78, Kamis (17/8/2023) malam.

Pemerintahan

Pemda Sambas Gelar Malam Resepsi Kenegaraan
Brosur Snack Spesial Lebaran

Pendidikan

Ayo Beli Bingkisan Lebaran Karya Pelajar SMK Unggulan Sambas
Ketua TP-PKK Kabupaten Sambas mengabadikan momen bersama juara lomba peringatan HKG-PKK.

Pemerintahan

TP-PKK Umumkan Pemenang Lomba HKG-PKK, Ini Juaranya
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Launching Penerapan Blue-E

Pemerintahan

DPRD Koordinasi LKPJ Bupati Sambas Tahun 2024 ke Pemprov Kalbar
Suasana RAT Promkop Kodim 1208 Sambas

Hukum

Dandim 1208 Sambas Mantapkan Program Primer Koperasi 2024
BNI KC Sambas

Pemerintahan

Libur Idul Adha, BNI KC Sambas Berikan Layanan Perbankan Terbatas 30 Mei 2026
Kepala Kantor Kesbangpolinmas Kabupaten Sambas Budi Iswanto pada kegiatan Bimtek P4GN yang digelar BNN RI.

Hukum

BNN Kalbar Gandengan Kesbangpolinmas Gelar Bimtek P4GN di Sambas
error: Content is protected !!